Sandiaga: Demokrat Akan Koalisi dengan Gerindra di Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melihat daging yang dijual saat meninjau Pasar Senen Blok 3, Jakarta, Senin, 11 Juni 2018. Peninjauan pada H-4 Lebaran 2018 ini dilakukan Sandiaga untuk melihat stok pangan menjelang Idul Fitri dan mengecek langsung harga kebutuhan pokok, seperti daging sapi dan sayur-mayur. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melihat daging yang dijual saat meninjau Pasar Senen Blok 3, Jakarta, Senin, 11 Juni 2018. Peninjauan pada H-4 Lebaran 2018 ini dilakukan Sandiaga untuk melihat stok pangan menjelang Idul Fitri dan mengecek langsung harga kebutuhan pokok, seperti daging sapi dan sayur-mayur. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra Sandiaga Uno optimistis Partai Demokrat akan berkoalisi dengan partainya, Gerindra, dalam Pemilihan Umum 2019. Bergabungnya dua partai pemenang ketiga dan keempat Pemilu 2014 ini sudah cukup untuk memenuhi ambang batas pencalonan sebesar 20 persen.

    "Saya ketemu dengan AHY (Agus Harimurty Yudhoyono--) selama tiga hari ini, memang Pak SBY bertitip pesan 'Insya Allah kita bersama-sama di 2019 ini'," kata Sandiaga di Restoran Aljazeerah Polonia, Jakarta Timur pada Senin, 18 Juni 2018.

    BACA JUGA: PKS Tak Keberatan Jika Demokrat Bergabung dengan Gerindra

    Untuk memuluskan koalisi, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sedang mempersiapkan pertemuan kedua petinggi partai itu. "Saat ini AHY tengah mengatur waktu untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto," katanya. Sandiaga juga mengaku mempersiapkan pertemuan antara SBY dengan Prabowo.

    Menurut Sandiaga, koalisi antara Gerindra dan Demokrat akan mengusung isu pemerataan ekonomi sesuai Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Isu tersebut khususnya menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

    BACA JUGA: Gerindra Jajaki Koalisi Bersama Demokrat

    "Mudah-mudahan Pak SBY dan AHY bisa sepakat dengan platform yang kami dorong, yaitu ekonomi Pasal 33," ucap Sandiaga.

    Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, juga mengatakan pertemuan Prabowo dan SBY akan membahas potensi atau kemungkinan koalisi kedua partai di pilkada serentak 2018 dan pemilihan presiden 2019.

    BACA JUGA: Gerindra Ajak Demokrat, Setelah PKS dan PAN Solid Berkoalisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.