Sekda Jabar: Pilkada dan Asian Games, Dua PR Terdekat Iriawan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjabat (Pj) Gubernur Jabar M. Iriawan dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memastikan koordinasi dan konsolidasi akan berjalan maksimal. (foto: Dok. Jabar)

    Penjabat (Pj) Gubernur Jabar M. Iriawan dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memastikan koordinasi dan konsolidasi akan berjalan maksimal. (foto: Dok. Jabar)

    INFO JABAR-- Penjabat Gubernur Jawa Barat M. Iriawan dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memastikan koordinasi dan konsolidasi akan berjalan maksimal.

    Sekda Iwa Karniwa mengatakan dirinya sudah menggelar pembicaraan panjang dan detil terkait kondisi Pemerintah Provinsi juga program-program yang sedang dan akan berjalan. “Kami sepakat untuk pelayanan publik dan roda pemerintahan prinsipnya tidak ada jeda, terus berjalan,” katanya usai pelantikan Pj Gubernur di Gedung Merdeka, Bandung, Senin, 18 Juni 2018.

    Menurut dia, paling tidak ada 3 hal penting dalam waktu dekat yang akan dihadapi Pj Gubernur beserta jajaran Pemprov Jabar. Pertama pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar serta Pilkada Serentak 27 Juni mendatang.

    “Kami dengan seluruh pihak terkait juga masyarakat harus memastikan pilkada berjalan kondusif dan menghasilkan pimpinan yang diharapkan masyarakat,” tuturnya.

    Kedua adalah pelaksanaan Asian Games pada Agustus mendatang, sudah dilaporkan secara lisan pada Pj gubernur terkait perkembangan venue dan kondisi terkini. “Ketiga terkait keberlangsungan program yang sudah dianggarkan di APBD agar bisa berjalan lancar malah penyerapan bisa dilakukan lebih baik,” kata Iwa.

    Ketiga hal tersebut sudah disampaikan pada Iriawan sehingga proses jalannya pemerintahan akan berlangsung secara baik dan tanpa jeda. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.