Idul Fitri, Idrus Marham Telepon Setya Novanto

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) didampingi Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) tiba dalam Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 10 Oktober 2017. Rapat ini dipimpin oleh Setya Novanto. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan telah menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1439 Hijriah kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto. Dia mengklaim belum bisa mengunjungi rekan dekatnya semasa di Partai Golkar yang telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Jawa Barat, karena menjadi terpidana kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) tersebut.

"Saya telepon langsung. Saya bilang selamat Idul Fitri," kata Idrus kepada Tempo saat menggelar open house di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Juni 2018.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Akui Kenal Keponakan Setya Novanto

Idrus dan Setya dikenal sebagai politikus Partai Golkar yang sangat dekat. Di partai berlambang pohon beringin tersebut, semasa menjadi ketua umum, Setya memilih Idrus untuk mengampu jabatan Sekretaris Jenderal.

Idrus juga berulang kali mendukung Setya dalam sejumlah kasus yang membelit rekannya tersebut. Hal itu juga tampak dari kehadiran Idrus beberapa kali di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta saat Setya duduk di kursi pesakitan kasus korupsi e-KTP. Bahkan Idrus sempat tercatat sebagai salah satu saksi meringankan, yang ditunjuk Setya dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Baca Juga: KPK Pemeriksaan Bambang Soesatyo untuk Pengembangan Kasus E-KTP

Idrus menuturkan menelpon Setya saat keluarga rekannya tersebut sedang melakukan kunjungan keluarga ketika perayaan Idul Fitri di Lapas Sukamiskin. Dia mengklaim Setya menjawab komunikasi melalui telepon genggam milik istrinya. "Ini kan lagi masa suasana Lebaran, harus gembira," ucapnya.

Setya dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada 4 Mei 2018. Setya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara setelah pengadilan tindak pidana korupsi menyatakan dia terbukti melakukan korupsi dalam pengadaan e-KTP.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Sampai Aburizal Hadiri Open House Idrus Marham






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

20 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

54 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

54 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.