Kapolri: Malam Takbiran dan Salat Id di seluruh Indonesia, Aman

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian usai melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Juni 2018 . TEMPO/Andita Rahma

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian usai melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Juni 2018 . TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan perayaan malam takbiran dan pelaksanaan salat Idul Fitri 1439 H tahun ini berjalan aman di semua wilayah di Indonesia. Hal itu ia sampaikan usai melaksanakan salat Id di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Juni 2018.

    "Pelaksanaan salat Id saya monitor di semua wilayah aman dan lancar, tidak ada kejadian berarti. Malam takbiran juga berlangsung dengan aman," kata Tito. Pengamanan atas malam takbiran dan salat Id memang disiapkan khusus oleh jajaran kepolisian mengingat pada tahun-tahun sebelumnya diwarnai tawuran antar warga atau gangguan keamanan lain. 

    Baca: Malam Takbiran, Berikut Sebaran Lima Titik Lokasi di Jakarta

    Selain urusan Malam Takbiran dan salat Id, Tito juga mengungkapkan bahwa polisi terus berusaha mengurangi angka kecelakaan di jalan raya pada arus mudik dan arus balik Lebaran. Untuk itu, kata dia, petugas polisi akan memberikan teguran atau tindakan preventif kepada pemudik yang menggunakan truk terbuka dan motor dengan muatan berlebih. 

    "Kami akan tegur jika situasinya membahayakan keselamatan. Ini memang tidak bisa digeneralisasi karena kami paham sebagian masyarakat menengah ke bawah sengaja mudik menggunakan alat transportasi pribadi," ujar Tito. 

    BACA JUGA: Ribuan Umat Muslim Salat Id di Mal dan Jalan Umum

    Karena itu, kata Tito, polisi hanya bisa mengimbau kepada mereka yang mudik agar pulang menggunakan alat transportasi umum agar lebih aman. Ia pun berpesan kepada yang menggunakan sepeda motor agar tetap taat aturan.

    Tito berpesan pada jajaran kepolisian di lapangan agar cermat mempelajari situasi. "Kalau melihat situasi  yang membahayakan, silakan lakukan tindakan yg diperlukan --termasuk tindakan hukum, dari yang persuasif sampai yang koersif. Setiap anggota polisi punya kewenangan diskresi situasi di lapangan," ujar Tito.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.