Jokowi dan JK Adakan Open House di Istana Bogor

Reporter:
Editor:

Gadi Makitan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan halal bihalal dalam rangka merayakan Idulfitri 1439 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan halal bihalal dalam rangka merayakan Idulfitri 1439 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar open house dalam rangka merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018. Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) beserta sang istri, Mufidah Jusuf Kalla.

    Acara yang berlangsung sejak 08.30 WIB ini diawali dengan sesi bersalaman antara Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan para pejabat, kepala lembaga negara, dan para duta besar negara sahabat.

    Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan sesi halalbihalal tersebut berlangsung pukul 08.30-09.30 WIB.

    Setelah itu, Jokowi akan halalbihalal dengan masyarakat yang sudah menunggunya di Istana Kepresidenan Bogor pukul 09.30-11.00 WIB.

    Acara halalbihalal ini dihadiri pejabat negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sosial Idrus Marham, juga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

    Hadir pula Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perdagangan Enggratiasto Lukita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

    Selain itu, tampak Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusron Wahid, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian, serta Jaksa Agung M. Prasetyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.