Kamis, 20 September 2018

Ketua DPR Bambang Soesatyo Minta Warga Abaikan Provokasi Politik

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Bambang Soesatyo bersama Politisi Senior Yorrys Raweyai melihat karya Pewarta Foto Tempo yang dipamerkan pada acara peringatan 20 tahun Reformasi

    Ketua DPR Bambang Soesatyo bersama Politisi Senior Yorrys Raweyai melihat karya Pewarta Foto Tempo yang dipamerkan pada acara peringatan 20 tahun Reformasi "Kembal ke Rumah Rakyat" di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Mei 2018. Foto-foto yang dipajang dalam acara tersebut merupakan foto peristiwa reformasi 1998 karya para pewarta foto Tempo Media. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengucapkan selamat hari raya kepada seluruh masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah. Ia  mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk menjaga suasana politik tetap kondusif.

    "Sebagai pimpinan DPR, saya mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk menjaga suasana politik tetap kondusif dan jangan menghiraukan pernyataan-pernyataan bernuansa provokatif," ujar Bamsoet lewat keterangannya pada Kamis, 14 Juni 2018.

    BACA JUGA: Ketua DPR Bambang Soesatyo Diperiksa KPK soal Aliran Dana Korupsi e-KTP

    Demokrasi, ujar Bamsoet, sudah menjadi pilihan final dan suasana kebangsaan saat ini sangat kondusif. Menurut Bamsoet, kondisi ini terjadi karena Indonesia baru saja mendapat kepercayaan menjadi Dewan Kehormatan tidak tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2019-2020 dan sebentar lagi menyelenggarakan Pilkada serentak di 171 daerah pada akhir Juni 2018 ini.

    Adapun pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung tahun depan, ujar Bamsoet mekanismenya sudah ada dan jelas lewat pemilihan secara langsung. Karena itu, politikus Golkar ini yakin warga akan bersama menjaga suasana kondusif. "Jadi, bukan dengan melancarkan kata-kata kasar dan menyerang ke sana-kemari. Terlalu mahal, dan juga di luar jangkauan akal sehat, jika rakyat harus diadu-domba," ujar dia.

    BACA JUGA: Ini Prediksi Ketua DPR Bambang Soesatyo soal Pemilu 2019

    Dengan dukungan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, dan Dewan Perwakilan Rakyat bersama, Bambang berharap pemerintah memastikan kehidupan berdemokrasi tetap berjalan baik. "Tidak boleh dikotori oleh tindakan anarkis, sekarang dan di kemudian hari. Sebab, praktik politik seperti itu bukan budaya masyarakat Indonesia," ujar Bamsoet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.