Senin, 25 Juni 2018

Mendagri Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih Pilkada Serentak 2018

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat jumpa wartawan di STIK, Jakarta Selatan, 2 Mei 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat jumpa wartawan di STIK, Jakarta Selatan, 2 Mei 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta masyarakat menggunakan hak pilih Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2018 pada Rabu, 27 Juni 2018. Tjahjo berharap, momentum Hari Raya Idul Fitri 2018, dapat membuat pelaksanaan pilkada berlangsung aman dan damai.

    "Datanglah dengan sukaria, silakan memilih kepala daerah setempat yang akan menjadi pemimpin daerah selama lima tahun ke depan, yang bisa menggerakkan pembangunan, pelayanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghadirkan rasa aman, tertib dan damai," kata Tjahjo di Jakarta, Kamis, 14 Juni 2018.

    Baca: Polri Bentuk Tim Khusus Pendampingan Daerah Rawan Pilkada 2018

    Ia juga meminta untuk setiap pasangan calon kepala daerah tidak memancing provokasi di masyarakat. Malahan, Tjahjo meminta agar pasangan calon menurunkan ketegangan menjelang hari pemungutan suara pilkada. "Berbeda pilihan bukan berarti persaudaraan jadi terputus. Keberlangsungan hidup masyarakat dan negara harus kita jaga bersama," katanya.

    Tjahjo, yang juga politikus senior PDI Perjuangan ini, meminta Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu membantu mewujudkan pelaksanaan pilkada yang tertib, aman, dan damai di 171 daerah di Indonesia. Ia meyakini penyelenggara pemilu dengan bantuan TNI, Kepolisian, dan pemerintah daerah bisa bekerja secara profesional.

    Baca: Bawaslu Optimistis Pilkada Serentak 2018 Berlangsung Aman

    "Saya percaya penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu, aparat TNI dan Polri, serta aparat pemerintah daerah dapat bekerja profesional. Saya juga yakin tokoh masyarakat, tokoh adat, pers dan tokoh agama dapat bersatu padu memelihara iklim Pilkada Serentak 2018 yang kondusif, tertib, lancar, aman dan damai," ujarnya.

    Keyakinan Pilkada Serentak 2018 akan berjalan aman dan damai, sebelumnya, juga diungkapkan Ketua Bawaslu Abhan. Bawaslu, kata dia, akan memastikan tidak ada kampanye pada masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye pada 24-26 Juni 2018. "Kami akan turunkan pengawas dan akan melakukan pengawasan secara ketat," ujar Abhan awal Juni ini.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.