52 Tahanan KPK akan Salat Idul Fitri di Rumah Tahanan Guntur

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi, memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 9 Maret 2018. KPK menahan Irvanto di Rutan Guntur untuk 20 hari ke depan. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi, memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 9 Maret 2018. KPK menahan Irvanto di Rutan Guntur untuk 20 hari ke depan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar salat Idul Fitri 1439 H untuk 52 para tahanan di masjid Rumah Tahanan Pomdam Guntur, Jakarta Selatan. "KPK akan memfasilitasi pelaksanan salat Idul Fitri untuk tahanan Rutan Pomdam Guntur." Juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Kamis, 14 Juni 2018.

    Febri menuturkan salat Idul Fitri di Rutan Guntur digelar untuk tahanan yang ditahan di Rutan cabang KPK di Gedung Merah Putih, Gedung C-1 dan Rutan POM Jaya Guntur. Para tahanan akan dibawa ke lokasi sejak pagi hari. "Para tahanan dibawa sekitar pukul 05.30 ke lokasi untuk pelaksanaan ibadah."

    Baca:
    KPK Ancam Tangkap Pejabat yang Korupsi ...
    Hari Raya Idul Fitri 2018, 80.430 Narapidana ...

    Setelah salat, KPK akan memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menjenguk para tahanan. KPK memberikan waktu besuk yang lebih panjang selama tiga jam untuk para keluarga selama dua hari Lebaran. Biasanya, waktu kunjungan keluarga tahanan hanya dua jam per hari.

    Febri mengatakan pada hari pertama Lebaran, jadwal kunjungan keluarga akan dimulai pukul 08.30 hingga 11.30, lebih pagi dari waktu kunjungan biasa. Sedangkan pada Lebaran kedua, waktu kunjungan dimulai pukul 10.00 hingga 13.00.

    Baca:
    Keluarga Tahanan KPK Dapat Waktu Besuk ...
    Tahanan KPK Akan Laksanakan Salat Idul Fitri ...

    Sejumlah tersangka korupsi yang masih mendekam di Rumah Tahanan KPK dan akan menjalani salat Idul Fitri di antaranya adalah tersangka korupsi Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus, Gubernur Jambi Zumi Zola, Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.