Jumat, 16 November 2018

Keluar dari Golkar, Ini Posisi Titiek Soeharto di Partai Berkarya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Golkar Mahyudin dan politikus Golkar Titiek Soeharto sebelum rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 20 Maret 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Golkar Mahyudin dan politikus Golkar Titiek Soeharto sebelum rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 20 Maret 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah keluar dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya, Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto langsung mendapat posisi penting di partai besutan adiknya, Hutomo Mandalaputra alias Tommy Soeharto. Sekretaris Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan Titiek akan menjabat Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Berkarya.

    "Ibu Titiek akan menjabat posisi penting dan sangat strategis sebagai Ketua Dewan Pertimbangan," kata Priyo kepada Tempo pada Senin malam, 11 Juni 2018. Titiek juga akan bertugas sebagai koordinator semua komando daerah pemilihan.

    Baca:
    Titiek Soeharto: Golkar Sudah Tak Butuh Saya
    Alasan Titiek Soeharto Tak Izin Golkar Pindah ke...

    Titiek Soeharto mendeklarasikan keputusannya keluar dari Partai Golkar di tanah kelahiran ayahnya, Soeharto, di Kemusuk, Yogyakarta, pada Senin sore. Ia punya beberapa alasan hengkang dari Partai Golkar yang didirikan ayahnya itu.

    Salah satu alasan Titiek keluar dari Partai Golkar, ujar dia, adalah partai berlambang pohon beringin itu sudah memiliki begitu banyak politikus andal. "Golkar tidak membutuhkan saya, tapi saya sangat dibutuhkan oleh Partai Berkarya," kata Titiek lewat keterangannya.

    Baca:
    Ikut Tommy, Titiek Soeharto Umumkan Keluar...
    Bamsoet Sebut Golkar Kehilangan dengan Keluarnya Titiek Soeharto...

    Sejawat Titiek di Golkar, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo, menyayangkan langkah Titiek. "Kita tidak bisa menutup mata kalau grassroot Pak Harto mempengaruhi elektabilitas Partai Golkar," ujar Bambang. Ia berharap Titiek lebih berarti di Partai Berkarya.

    Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, apa pun keputusan Titiek, itu adalah hak politiknya. Kendati menyesalkan keputusan Titiek, kata Ace, Partai Golkar tidak terganggu dengan kepindahan Titiek Soeharto. "Masih banyak kader Partai Golkar yang lain. Pindah satu, akan datang kader Partai Golkar yang lainnya," ujar Ace saat dihubungi Tempo, Senin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.