Cak Imin: Mudik Momen Perkuat Kesalehan dan Interaksi Sosial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar melepas peserta mudik di TMII Jakarta Timur, Sabtu, 9 Juni 2018. (dok MPR RI)

    Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar melepas peserta mudik di TMII Jakarta Timur, Sabtu, 9 Juni 2018. (dok MPR RI)

    INFO NASIONAL-- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Abdul Muhaimin Iskandar menyebut tradisi mudik yang digelar satu kali dalam setahun sebagai momentum memperkuat kesalehan dan interaksi sosial.

    Dengan demikian, Cak Imin sapaan Muhaimin, mudik selain ajang bertemu sanak keluarga, juga merekatkan tenun kebangsaan yang selama ini sempat tercabik.

    "Solidaritas komunal akan menguat, interaksi sosial masyarakat urban dan pedesaan juga bisa terbangun baik," ujar Cak Imin saat melepas peserta mudik di TMII Jakarta, Sabtu, 9 Juni 2018.

    Cak Imin menambahkan, selama bulan suci Ramadan setiap kaum muslim ditempa kesalehan pribadinya dengan puasa, ibadah, kesabaran, empati dan keikhlasan.

    Karena itu, mudik dan berlebaran dikampung dengan sanak keluarga, sukacitanya tidak semata pribadi, tapi juga komunal dan kohesi sosialnya terjadi.

    "Kohesi sosial itulah salah satu modal utama kita mempererat makna kebangsaan, peradaban dan kemajuan sosial negara ini," ucapnya.

    Menurut Cak Imin, semangat masyarakat berusaha dan berjuang agar bisa mudik lebaran setiap tahunnya bisa menjadi transformasi semangat bangsa ini agar semakin maju, bersatu dan lebih baik. Terutama jika diperkuat penanaman nilai toleransi, gotong royong, kesetiakawanan sosial, hubbul wathon, dan lain sebagainya, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan bangsa ini.

    “Jadi mudik lebaran Islam Indonesia banget kan," ujar Cak Imin. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.