Hari Pertama Jelajah Desa di Sumbar Salurkan Rp 2,5 Miliar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan Jelajah Desa Ramadan 2018 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Foto: Istimewa.

    Rombongan Jelajah Desa Ramadan 2018 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Foto: Istimewa.

    INFO NASIONAL - Perjalanan Jelajah Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Sumbar yang dimulai Sabtu pagi, 9 Juni 2018, berakhir di Kabupaten Padangpariaman pada malam harinya. Rombongan yang dipimpin H Febby Datuk Bangso itu selanjutnya bertolak ke Simpangempat, Pasaman Barat, untuk beristirahat.

    Pada hari pertama itu, Ketua Jelajah Desa di Sumbar H Febby Datuk Bangso menyalurkan sekitar Rp 2,5 miliar bantuan dari Kemendes PDTT. "Bantuan ini diberikan untuk mendorong percepatan pembangunan di desa sehingga memperkuat bangsa," kata pria yang akrab disapa Datuk Febby ini.

    Bantuan yang diberikan bentuknya beragam. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang, mendapat bantuan Rp 750 juta, diperuntukkan pada sektor penelitian dan pengembangan Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag). Kemudian, Kanagarian Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padangpariaman, mendapatkan bantuan untuk Bumnag sebesar Rp 50 juta, ditambah paket Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) sebesar Rp 150 juta.

    Di Kanagarian Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman, juga diberikan bantuan sebanyak Rp 300 juta untuk paket UEM, dan untuk Bumnag Pakandangan Emas Rp 50 juta.

    Saat buka puasa bersama dengan tenaga ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa se-Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman, juga diberikan bantuan Rp 1 miliar untuk budidaya kelapa di Padangpariaman, serta bantuan UEM sebesar Rp 90 juta untuk kelompok tani di Kota Pariaman. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.