Survei Jokowi Unggul di Jawa, Airlangga: Ada Kontribusi Golkar

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (barisan depan, ketiga dari kiri) memberikan keterangan pers usai silaturahmi nasional Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (barisan depan, ketiga dari kiri) memberikan keterangan pers usai silaturahmi nasional Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan ada kontribusi Partai Golkar dalam menaikkan suara calon presiden Joko Widodo (Jokowi) di sebagian besar wilayah di pulau Jawa.

    Dalam hasil survei terakhir dari Charta Politika, elektabilitas Jokowi unggul dibandingkan Prabowo Subianto dan tokoh lainnya di pulau Jawa. Survei itu dilakukan di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Prabowo hanya mengungguli Jokowi di Banten. Di Jawa Barat misalnya, Jokowi meraih suara 38,8 persen dan Prabowo 30,2 persen.

    Baca: Survei Charta Politika: Jokowi Ungguli Prabowo di Jawa Barat

    "Itu salah satu kontribusi Partai Golkar karena kali ini Partai Golkar mendukung pak presiden sehingga kantong-kantong Golkar juga sekarang memilih bapak presiden. Tentu ini meningkatkan elektabilitas beliau," kata Airlangga di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar di Jakarta Barat pada Sabtu, 9 Juni 2018.

    Baca: Survei Pilpres: Jokowi Kalah di Banten, Menang di Jawa Barat

    Partai Golkar merupakan salah satu partai yang telah menyampaikan dukungannya secara resmi kepada Jokowi. Selain Golkar, partai pendukung lainnya adalah PDIP, PPP, Partai Nasdem, Partai Hanura, PSI dan Perindo.

    Meski begitu, Airlangga mengatakan partainya belum membahas soal pencalonan presiden. Saat ini, kata dia, Partai Golkar berkonsentrasi dalam pemenangan pilkada yang akan digelar pada 27 Juni 2018 usai Hari Raya Idul Fitri. "Calon-calon kami mudah-mudahan bisa unggul dalam pemilu," ujarnya.

    Baca: Survei Pilpres: Jokowi Kalah di Banten, Menang di Jawa Barat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.