Kepala Dinas PU Tulungagung yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Dinas PU Tulungagung Sutrisno sampai di Gedung KPK beserta tiga orang lainnya yang terjaring dalam OTT, pada Rabu kemarin /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ

    Kepala Dinas PU Tulungagung Sutrisno sampai di Gedung KPK beserta tiga orang lainnya yang terjaring dalam OTT, pada Rabu kemarin /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat orang yang terjaring operasi tangkap tangan atau OTT KPK di Blitar dan Tulungagung Jawa Timur tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis malam, pukul 21.12 WIB

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah sebelumnya menyebutkan empat orang yang dibawa dari Jawa Timur tersebut adalah Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar, kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tulungagung Sutrisno dan dua orang pihak swasta.

    Baca juga:  Lima Orang Ditangkap dalam OTT KPK di Blitar dan Tulungagung

    "Tim membawa empat orang dari kegiatan OTT di Jawa Timur," kata Febri Kamis 7 Juni 2018.

    Pantuan TEMPO, Wali Kota Blitar Samanhudi tidak terlihat dalam rombongan yang tiba dengan mobil tahanan tersebut. Hanya terlihat Sutrisno dan tiga orang lainnya yang diduga merupakan pihak swasta.

    Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak KPK terkait keberadaan Wali Kota Blitar Samanhudi. Sebelumnya sempat beredar kabar jika Samanhudi bersembunyi sebelum menyerahkan diri ke penyidik KPK.

    Baca juga: KPK Bantah Kabar Penangkapan Kepala Daerah Blitar dan Tulungagung

    KPK sebelumnya menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di Jawa Timur pada Rabu 6 Juni 2018 malam. Dalam OTT tersebut penyidik menyita uang yang dimasukan dalam dua kardus yang diestimasikan sebesar Rp 2 miliar. Uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

    Febri mengatakan uang tersebut diduga berhubungan dengan proyek-proyek infrastruktur jalan di dua daerah tersebut.

    “Ada beberapa proyek peningkatan jalan dan proyek sekolah . Tapi ini akan didalami lebih lanjut,” ujar Febri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.