Pemprov Jawa Barat Koordinasi Proyek LRT Bandung Raya

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menandatangani kesepakatan bersama rencana pembangunan Light Rapid Transit (LRT) di kawasan metropolitan Bandung Raya dengan lima kepala daerah terkait, di Gedung Sate Bandung, Senin, 4 Juni 2018. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menandatangani kesepakatan bersama rencana pembangunan Light Rapid Transit (LRT) di kawasan metropolitan Bandung Raya dengan lima kepala daerah terkait, di Gedung Sate Bandung, Senin, 4 Juni 2018. (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR-- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota Bandung, Cimahi, Pemerintah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang tentang rencana pembangunan light rapid transit (LRT) di kawasan metropolitan Bandung Raya.

    Penandatanganan dilakukan langsung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan lima kepala daerah terkait di Gedung Sate Bandung, Senin, 4 Juni 2018.

    "Kita bangun kerja sama ini supaya nanti ketika ada pembicaraan dengan pusat, yang jadi juru bicara adalah provinsi. Karena menyangkut pembangunan antarkota-kabupaten, provinsi perlu menyamakan visi dan perencanaan," katanya.

    Ahmad menegaskan proyek LRT bukan hanya rencana pemerintah Kota Bandung, melainkan juga semua pemerintah daerah di Bandung Raya. "Karena tidak mungkin Kota Bandung saja," ujarnya.

    Waktu dimulainya pembangunan LRT Bandung Raya, kata Ahmad, belum ditentukan serta harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat terlebih dahulu.

    "Jalurnya sudah ada tinggal keseluruhannya diintegrasikan. Mulai pembangunannya belum ditentukan, ini terkait dengan biaya dari pusat dan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung," ucapnya.

    Selain penandatanganan kerja sama tersebut, dilakukan perjanjian kerja sama antara pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, juga Kota Tangerang Selatan mengenai pengintegrasian penanganan sampah regional Nambo.

    "Boleh jadi nanti DKI Jakarta bagian selatan menyusul untuk buang sampah ke situ," tuturnya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.