Ma'ruf Cahyono: Konstitusi Memiliki Dimensi yang Sangat Luas

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono di Auditorium Institut STIAMI Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

    Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono di Auditorium Institut STIAMI Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

    INFO MPR - Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono mengungkapkan, jika bangsa ini ingin melihat kemajuan Indonesia di masa depan, maka bangsa Indonesia mesti memahami instrumen-instrumen dasar dan pengaman bangsa.

    UUD NRI Tahun 1945 dan peundangan di bawahnya, seluruh pasal-pasalnya, sebenarnya adalah perangkat pengaman dan instrumen bangsa Indonesia dalam upaya mewujudkan tujuan negara Indonesia yang kemudian juga dilapisi lagi dengan Tap-tap MPR sebagai instrumen pengaman juga.  Hal-hal tersebut tidak boleh hilang dari diri setiap anak bangsa.

    Untuk itulah, setiap anak bangsa terutama generasi muda mahasiswa dan civitas akademika, apapun bidang keilmuannya, seberapun sibuknya, harus menyempatkan diri untuk mempelajari instrumen-instrumen tersebut.

    Hal tersebut dikatakannya saat berbicara di hadapan ratusan mahasiswa Institut STIAMI Jakarta dalam acara Kuliah Umum dan Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat dengan tema 'Manajemen Strategis dan Isu-Isu Kekinian Dalam Konteks Konstitusi dan Ketahanan Bangsa' dirangkai dengan Peluncuran Pusat Studi Pancasila dan Konstitusi Institut STIAMI Jakarta dalam rangka Hari Lahir Pancasila  di Auditorium Institut STIAMI Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

    Hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, Wakil Rektor IV STIAMI Dr Hasim A. Abdullah, dosen dan penulis buku Widiyono serta para dekan dan dosen STIAMI Jakarta.

    Diutarakan Ma'ruf Cahyono, apapun nanti yang akan dijalani mahasiswa di masa depannya dalam menapaki profesi dan karir, baik itu menjadi pengacara atau akuntan profesional atau lainnya pasti rujukannya tak akan lepas dari 'buku saku' UUD dan peraturan perundangan lainnya.

    "Intinya, konstitusi kompatibel dengan semua bidang keilmuan.  Konstitusi juga berperan dan bertugas sebagai penjaga bangsa ini dari pengaruh luar yang negatif yang luar biasa, termasuk memelihara internal bangsa Indonesia," katanya.

    Ditekankan Ma'ruf, betapa penting dan berperannya konstitusi dalam menjaga kehidupan dan keutuhan bangsa Indonesia, upaya pemahaman yang benar dan baik serta implementasinya sangatlah perlu dilakukan oleh seluruh anak bangsa.  Mengikuti, meramaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR adalah salah satu upaya tersebut.

    Berbicara seputar Sosialisasi Empat Pilar MPR, Kabiro Humas Setjen MPR RI mengungkapkan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR diselenggarakan MPR dengan berbagai metode penyampaian yang disesuaikan dengan peserta yang selama ini mendapatkan respon luar biasa dari berbagai elemen masyarakat.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.