Paham Radikalisme Intensif Masuk Kampus sejak Deklarasi ISIS

Reporter

Petugas Gegana Brimob Polda Riau menyusun barang bukti penangkapan terduga jaringan teroris saat rilis di Mapolda Riau, Sabtu malam, 2 Juni 2018. Dari penangkapan itu, petugas menyita 4 bom yang sudah siap ledak, 8 macam serbuk bahan peledak dan 2 busur panah. ANTARA/Rony Muharrman

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan paham radikalisme dan terorisme sudah cukup lama masuk ke lingkungan kampus. Menurut dia, hal itu semakin intensif sejak deklarasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada tahun 2013.

"Itukan mereka mendeklarasikannya di mana-mana di kampus-kampus," ujar Al Chaidar kepada Tempo melalui sambungan telepon, Senin, 4 Juni 2018.

Baca: Mencegah Radikalisme, Ini Pesan Panglima TNI untuk Para Orang Tua

Al Chaidar berujar mahasiswa yang terlibat dalam paham radikal dan terorisme selama ini tak terlalu banyak. Dia menyebutkan dari data base penelitiannya, baru ada delapan orang mahasiswa yang terlibat dan terbukti secara langsung. "Itu pun dari tahun 2000 sampai 2018, dalam 18 tahun ini," katanya.

Menurut dia, kebanyakan yang terlibat dalam terorisme ini merupakan alumni universitas bukan lagi mahasiswa. Meskipun, dia menambahkan, ada pula mahasiswa yang berstatus aktif dan tidak aktif. "Itu juga tidak ada dari kampus terkenal, yang bagus-bagus tak ada," ucapnya.

Akhir pekan lalu, Sabtu, 2 Juni 2018, Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris di lingkungan kampus Universitas Riau (UNRI). Mereka yang merupakan alumni perguruan tersebut ditangkap di gelanggang universitas tersebut.

Baca: Mahasiswa Deklarasi Lawan Radikalisme di Hari Lahir Pancasila

Densus 88 menemukan bom rakitan yang siap diledakan dari penggeledahan di tempat penangkapan itu. Selain itu ada beberapa serbuk yang diambil dari laboratorium untuk meracik bom tersebut. Dari pemeriksaan polisi, ketiga terduga teroris itu memilih lingkungan kampus karena dinilai aman.

Al Chaidar menilai pemerintah kurang ketat melakukan pengawasan di lingkungan kampus. Hal itu karena kampus telah memiliki autoimmune terhadap terorisme. "Seperti penolakan dari beberapa mahasiswa di berbagai kampus. Daya kritis itu sebagai autoimmune," tuturnya.






Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

2 hari lalu

Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

Banyak wanita dan anak-anak warga negara Australia di kamp pengungsi ISIS di Suriah.


Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Terlacak dari Sidik Jari

3 hari lalu

Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Terlacak dari Sidik Jari

Polisi berhasil melacak pelaku perampokan toko emas di ITC BSD dari sidik jari yang tertinggal di TKP.


4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

5 hari lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

5 hari lalu

Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

Anggota MIT itu tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya pada Kamis, 29 September 2022.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

7 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

9 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

10 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

18 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

20 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

20 hari lalu

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022