Hari Lahir Pancasila, Palembang Deklarasikan Bela Pancasila

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lambang Garuda Pancasila dalam kirab kebangsaan yang digelar oleh masyarakat Yogyakarta. TEMPO/Handwahyu

    Lambang Garuda Pancasila dalam kirab kebangsaan yang digelar oleh masyarakat Yogyakarta. TEMPO/Handwahyu

    TEMPO.CO, Palembang - Hari Lahir Pancasila diperingati secara khidmat oleh warga di Palembang, Sumatera Selatan. Pejabat sementara Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang dan unsur masyarakat, mendeklarasikan “Bela Pancasila”.

    Deklarasi ini diucapkan dalam upacara di Pelataran Benteng Kuto Besak, Jumat, 1 Juni 2018. "Adalah tugas kita bersama untuk jaga persatuan," kata Najib.

    Baca: Berbaju Adat Jawa, Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila...

    Wali Kota Palembang dan Forkopimda Kota Palembang beserta semua komponen masyarakat, kata Najib, selalu mendukung, membela, dan mengamalkan Pancasila dengan segenap jiwa dan raga. Pancasila, dasar falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dirumuskan para pendiri bangsa, memiliki nilai-nilai luhur untuk menjadikan bangsa Indonesia bangsa yang besar.

    Dalam sambutannya mengutip sambutan Presiden RI Joko Widodo, Najib mengajak semua elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni sebagai momen pengingat, momen pemacu, dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Presiden mengajak semua elemen untuk mengamalkan warisan mulia para pendiri bangsa ini untuk kemajuan bangsa, sekaligus sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

    Baca: Ini Pesan Jokowi di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila...

    Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila juga digelar di halaman kantor Gubernur Sumatera Selatan. Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Nasrun Umar. Nasrun mengatakan seluruh masyarakat harus bahu-membahu membangun cita-cita bangsa dengan Pancasila.

    Masyarakat juga harus menyatukan hati, pikiran, dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan, serta kembali ke jati diri sebagai bangsa yang satu, berjiwa gotong royong, serta menjadikan bangsa Indonesia bangsa yang adil, makmur, dan bermartabat di mata dunia internasional. "Jaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan di antara kita semua," kata Nasrun dalam pesannya pada peringatan Hari Lahir Pancasila.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.