Gatot Nurmantyo Bicara Soal Pilpres Saat Buka Bersama Ketum PAN

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (kiri) berbincang dengan Gatot Nurmantyo (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 8 Mei 2018.  Gatot Nurmantyo menjelaskan, dia menemui Zulkifli sebagai Ketua MPR  untukt menyampaikan aspirasi tentang kekhawatiran rakyat. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (kiri) berbincang dengan Gatot Nurmantyo (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 8 Mei 2018. Gatot Nurmantyo menjelaskan, dia menemui Zulkifli sebagai Ketua MPR untukt menyampaikan aspirasi tentang kekhawatiran rakyat. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, JakartaGatot Nurmantyo hadir dalam acara buka puasa bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di rumah dinas Ketua MPR di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018. Mengenakan batik berlatar hitam emas dan berkopiah, Gatot datang menjelang waktu berbuka.

    Di meja makan, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu bersantap bersama sejumlah tokoh, antara lain Zulkifli; mantan Ketua MPR, Amien Rais; mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Akbar Tanjung; dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.

    Baca: Survei Indo Barometer: Gatot Nurmantyo Calon Wapres Terkuat

    Gatot mengatakan, dalam kesempatan itu, tujuan kedatangannya hanya untuk memenuhi undangan berbuka puasa dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional. "Arah-arahnya adalah buka bersama karena saya diundang oleh KAHMI, hanya tempatnya di rumah Ketua MPR," ujarnya sehabis bersantap, Rabu malam.

    Nama Gatot masuk bursa calon presiden atau wakil presiden dalam pemilu 2019. Ia pun bergerak mendekati sejumlah partai politik terkait dengan rencana pencalonannya. Meski begitu, ia mengatakan dinamika politik masih sangat cair menjelang masa pendaftaran calon presiden pada 4-10 Agustus 2018.

    Sebelum tenggat itu, Gatot mengatakan isu yang beredar hanyalah dinamika politik. Meski telah mengantongi dukungan dari sejumlah relawan dan masuk bursa pencalonan, Gatot belum mendeklarasikan pencalonannya, termasuk partai yang mengusungnya.

    Gatot juga belum memastikan ihwal hubungannya dan PAN. "Kan aturan harus 20 persen, harus koalisi. Sampai sekarang perkembangannya baik, semakin optimistis," ucapnya.

    Baca: Jika Usung Gatot Nurmantyo, 3 Partai Ini Naik Elektabilitasnya

    Adapun Zulkifli mengatakan, dalam acara buka bersama itu, perbincangan di meja makan terus mengalir dengan berbagai topik. "Misalnya soal makanannya enak atau tidak," tuturnya. Ia pun tak menampik ada perbincangan mengenai dinamika pemilihan presiden 2019 selama berbuka puasa bersama. "Pokoknya semua disinggung, termasuk soal nasi Briyani," tuturnya.

    Pertemuan keduanya bukanlah yang pertama kali. Sebelum pertemuan hari ini, Zulkifli dan Gatot Nurmantyo pernah bertemu di kantor Ketua MPR beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, PAN merupakan salah satu partai yang belum menyatakan dukungan dan koalisinya secara resmi dalam pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.