BP3TKI Antisipasi Keluarnya TKI Ilegal ke Malaysia Seusai Lebaran

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah Bentuk Tim Kerja Penanganan TKI Ilegal di Malaysia

    Pemerintah Bentuk Tim Kerja Penanganan TKI Ilegal di Malaysia

    TEMPO.CO, Nunukan - Balai Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara akan memeriksa penumpang kapal yang datang di Pelabuhan Tunon Taka. Pemeriksaan ini untuk mengantisipasi TKI ilegal pergi ke Negeri Sabah, Malaysia.

    "Kami akan lakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka (Nunukan) habis lebaran Idul Fitri nanti," kata Kepala BP3TKI Nunukan, Komisaris Besar Ahmad Ramadhani di Nunukan, Selasa, 29 Mei 2018. Menurut dia, pemberangkatan TKI ilegal atau tanpa dokumen ke Malaysia karena tidak ada tindakan hukum tegas.

    Baca: Sebanyak 6.315 TKI Ilegal Ditahan di Malaysia

    Menurut Ahmad, tidak ada upaya konkret dari instansi terkait untuk mencegah keluarnya calon TKI ilegal ke Malaysia. Penyebabnya adalah sulitnya membedakan penumpang lokal dan calon TKI. Ahmad pun mengatakan akan bekerja sama dengan instansi lain seperti Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, kepolisian, dan imigrasi setempat.

    Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Nunukan pun penting. BP3TKI, kata Ahmad, telah mempelajari pola keluar masuknya calon TKI dari Pelabuhan Tunon Taka. Ahmad, yang juga mantan Kepala BP3TKI Tanjung Pinang ini menilai, jika nantinya ada penumpang berangkat ke Malaysia tidak memiliki paspor, maka penumpang akan diarahkan ke Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) BP3TKI Nunukan.

    Baca: Menteri Hanif Dhakiri Minta Malaysia Percepat Deportasi TKI Gelap  

    Ia berharap langkah dengan pemeriksaan penumpang yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Tunon Taka akan meminimalisasi pemberangkatan TKI ilegal khususnya di Negeri Sabah. "Kalau BP3TKI Nunukan bersama instansi terkait tidak bertindak tegas maka TKI ilegal tetap marak," ujar dia. Pemulangan TKI dari Negeri Sabah sangat merugikan keuangan negara karena dipulangkan secara gratis atas biaya negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.