HNW: Ramadan Bulan Spesial Umat, Terutama Kaum Ibu

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buka puasa Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ibu Diana Abbas Thalib bersama para ustazah dan majelis taklim se-Jakarta Selatan di rumah dinas Waka MPR, Kemang, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    Buka puasa Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ibu Diana Abbas Thalib bersama para ustazah dan majelis taklim se-Jakarta Selatan di rumah dinas Waka MPR, Kemang, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    INFO MPR - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa bulan suci Ramadan adalah bulan yang sangat spesial untuk umat Islam, terutama bagi kaum ibu dan wanita.

    "Mengapa kaum ibu dan wanita, sebab pada bulan Ramadanlah dihadirkan dua peran yang luar biasa dari dua ummul mukminin Khadijah ra dan Siti Aisyah ra istri Rasulullah," katanya, dihadapan para ustadzah, dan anggota majelis taklim se-Jakarta Selatan, dalam acara buka puasa bersama HNW dan Ibu Diana Abbas Thalib serta keluarga besar, di rumah dinas Waka MPR, Kemang, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    Hadir dalam acara tersebut Wakil Sekretaris Jenderal MPR RI Selfie Zaini, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Kepala Biro Adminiatrasi dan Pengawasan Suryani.

    Siti Khadijah, lanjut HNW, sangat berperan sebagai penguat diri Rasulullah saat pertama kali menerima wahyu Allah SWT yang dirasakan Rasulullah sangat berat.  Khadijah menenteramkan Rasulullah, menyemangati dan memantabkan diri Rasul.

    Lalu, Siti Aisyah, tidak terkira peran besar beliau dalam mendampingi perjuangan Rasulullah menyampaikan Islam dengan segala tantangannya.  Siti Aisyah selalu berada di sisi Rasul menjadi penguat Rasul dalam segala keadaan.

    "Intinya, Ramadhan memberikan kita fakta bahwa seorang ibu, seorang wanita, diberikan ruang dalam Islam untuk berperan penting," imbuhnya.

    Diutarakan HNW, untuk itulah dalam konteks kekinian, para ibu dan para wanita Islam Indonesia sudah seharusnya bisa memaksimalkan Ramadan untuk meneruskan peran-peran Khadijah dan Aisyah.

    Hal tersebut menjadi sangat penting, sebab umat Islam Indonesia, bahkan dalam tataran global, sangat memerlukan peran para ibu.

    "Apalagi Indonesia di tengah-tengah tantangan dan masalah yang sangat luar biasa, semuanya memerlukan penguatan peran dari kaum ibu, kaum wanita, untuk menguatkan kaum laki-laki, suami-suami mereka, seperti peran Khadijah dan Aisyah," ucap HNW.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.