Undang Jokowi Bukber, Bamsoet: Selamat Datang Calon Presiden

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu ibu kepala keluarga dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Soksi di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu, 20 Mei 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Anggota Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu ibu kepala keluarga dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Soksi di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu, 20 Mei 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengadakan acara buka puasa bersama di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Senin, 28 Mei 2018.

    Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Jaksa Agung M. Prasetyo, dan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.

    Baca juga: Alasan Bambang Soesatyo Dukung TNI Terlibat Tangani Terorisme

    Saat menyambut para tamu undangan, Bamsoet melempar guyon dengan menyebut para tamunya sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. "Selamat datang para capres dan cawapres. Saya lihat ada Airlangga Hartarto, Romy (Romahurmuziy) dan Pak Zul (Zulkifli Hasan)," kata Bamsoet.

    Bamsoet pun menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang sudah menyempatkan diri hadir di tengah kesibukannya. Ia menuturkan, silaturahmi antara pemimpin yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan di bulan Ramadan adalah hal yang menyejukkan. "Jika pemimpinnya rukun dan guyub insya Allah kedamaian dan kemakmuran akan tercipta," ujarnya.

    Baca juga: Bambang Soesatyo Sebut Pemilu 2019 Akan Berjalan Rumit

    Bamsoet pun mengajak para hadirin untuk mencari titik kebersamaan, dan bukannya perselisihan. Apalagi jika sampai menyulut permusuhan. Sebab, kata dia, ajaran Islam menganjurkan untuk meninggalkan perbuatan mubazir. "Karena orang yang melakukan perbuatan mubazir adalah sama dengan syaitan. Kalau kita fokus melakukan kegiatan produktif, kita akan melangkah jadi bangsa yang maju sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.