Ketua DPR Minta MKD Cek Video Viral Porno Mirip Keponakan Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi anggota Gerindra Aryo Djojohadikusumo mengecek landasan udara di Pulau Panjang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa, 27 Februari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi anggota Gerindra Aryo Djojohadikusumo mengecek landasan udara di Pulau Panjang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa, 27 Februari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD mengecek video viral porno yang pelakonnya mirip anggota DPR, Aryo Djojohadikusumo. "Saya minta MKD mengecek keberanannya dan saya berharap itu tidak benar," kata Bambang di Istana Negara, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    Bambang tak yakin jika pria di dalam video syur tersebut adalah Aryo. Menurut dia, wajah pria dalam video itu hanya kebetulan mirip dengan politikus Partai Gerindra, putera pengusaha Hasyim Djojohadikusumo itu. "Saya percaya itu tidak benar dan mirip-mirip."

    Baca: Polisi Mendalami Foto Syur yang Mirip Keponakan ...

    Sebuah video berjudul "aryodj di apartemen" beredar di dunia maya. Video syur berdurasi sekitar 2 menit itu menampilkan seorang pria yang mirip Aryo dan dua wanita tanpa pakaian. Lelaki di video itu melakukan adegan syur dengan salah satu wanita. Sedangkan wanita lainnya merekam adegan itu.

    Nama Aryo bukan kali ini saja disebut-sebut terlibat skandal seks. Pada tahun lalu, foto-foto syur yang diduga diperankan lelaki yang mirip kemenakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu bersama sejumlah perempuan, viral di dunia maya.

    Baca: Hashim Bangga Dua Anaknya Jadi Anggota DPR

    Sejenis video viral itu, gambar di foto itu menampilkan seorang pria bersama wanita tanpa busana. Namun Aryo membantah bahwa pria dalam foto itu dirinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.