DPR Bakal Minta Penjelasan Kemendagri Soal E-KTP Tercecer

Reporter

Editor

Amirullah

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). ANTARAA/Seno S.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo bakal meminta penjelasan Kementerian Dalam Negeri soal temuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang tercecer di Jalan Raya Salabenda, Semplak, Kabupaten Bogor.

"Kami akan meminta Komisi II DPR mendorong Kemendagri memberikan penjelasan, mengapa e-KTP yang dinyatakan rusak masih tersimpan dan tidak segera dimusnahkan," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Senin, 28 Mei 2018. Menurut dia, e-KTP rusak tersebut berpotensi disalahgunakan saat pilkada 2018 dan pilpres 2019.

Baca: Kemendagri Diminta Tak Sepihak Investigasi E-KTP Tercecer

Bambang berujar, Kemendagri serta kepolisian mesti menelusuri dan mengusut kejadian tersebut. Dia pun meminta pemerintah menindak tegas pembuat e-KTP yang bermasalah itu. "Pihak pembuat e-KTP yang bermasalah harus bertanggung jawab untuk mengganti blanko e-KTP yang dinyatakan rusak," tutur Bambang.

Bambang juga mendorong pemerintah untuk bisa mempercepat proses pembuatannya mengingat warga yang belum memiliki e-KTP terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam pilkada.

Senada dengan Bambang, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto juga mendorong pemerintah mengungkap kasus tercecernya e-KTP itu. Ia berpendapat, peristiwa itu bisa menimbulkan kecurigaan-kecurigaan di tahun politik ini.

"Kalau ada yang menyampaikan supaya ini dimusnahkan, menurut saya, kurang bijaksana, sehingga ini harus diteliti secara runut asal-muasalnya, bahkan tujuannya," kata Agus.

Baca: Kata Kemendagri Soal E-KTP yang Tercecer di Bogor

Dus berisi e-KTP tersebut ditemukan pada Sabtu siang, 26 Mei 2018. Kala itu, sebuah truk yang berjalan ke arah Parung menjatuhkan sebuah kardus di persimpangan Jalan Salabenda. Melihat hal tersebut, warga langsung mendekati kardus yang ternyata berisi sejumlah e-KTP.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menuturkan telah ada pengecekan di lapangan oleh direktoratnya bersama Kepolisian Resor Kabupaten Bogor.

Menurut dia, e-KTP yang tercecer itu adalah e-KTP rusak yang sedang dibawa dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu menuju gudang Kemendagri di Semplak, Bogor. Kasus itu kini tengah ditangani Polres Kabupaten Bogor.






Fraksi PKS DPR Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas RUU

31 menit lalu

Fraksi PKS DPR Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas RUU

Jazuli menilai ormas-ormas Islam yang merupakan representasi dari umat adalah bagian dari Fraksi PKS.


Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

1 hari lalu

Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

Puan berdialog dengan warga setelah melakukan kegiatan di sawah.


DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

1 hari lalu

DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

Komisi III DPR hari ini menggelar uji kelayakan bagi calon komisioner KPK pengganti Lili Pintauli Siregar. Dua calon itu diminta sampaikan visi misi.


Hari Ini, DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Pimpinan KPK Pengganti Lili Pintauli

1 hari lalu

Hari Ini, DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Pimpinan KPK Pengganti Lili Pintauli

Calon pimpinan KPK pengganti Lili Pintauli Siregar adalah Direktur Tata Usaha Negara Kejagung Johanis Tanak, dan auditor BPK, I Nyoman Wara


Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Aman, Ada Pasukan Basmallah, Polda Metro: Alhamdulillah

2 hari lalu

Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Aman, Ada Pasukan Basmallah, Polda Metro: Alhamdulillah

Polda Metro Jaya menyebut demo tolak kenaikan BBM dari berbagai elemen masyarakat di Jakarta berlangsung aman.


BEM SI Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Perjuangkan Nasib Petani yang Kian Terpuruk

2 hari lalu

BEM SI Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Perjuangkan Nasib Petani yang Kian Terpuruk

Massa BEM SI hari menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPR. Harga pupuk hingga pasca panen terpengaruh harga BBM naik.


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

2 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

2 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Bamsoet Apresiasi GERAK BS Bali Ajak Anak Yatim ke Bali Zoo

2 hari lalu

Bamsoet Apresiasi GERAK BS Bali Ajak Anak Yatim ke Bali Zoo

Kegiatan ini membantu anak-anak lebih mencintai alam dan hewan, sekaligus mengajarkan tentang kerukunan antara umat beragama.


Bamsoet Puji Ricardo Gelael Raih Podium di Reli Danau Toba 2022

2 hari lalu

Bamsoet Puji Ricardo Gelael Raih Podium di Reli Danau Toba 2022

Ricardo tertangan karena Reli Danau Toba masuk kalender Kejuaraan Reli Asia Pasifik.