Koarmada I Tangkap Dua Kapal Bermuatan BBM tanpa Surat di Lampung

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pelaksanaan upacara likudasi Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan (Satrol Koarmada) dan Satuan Keamanan Laut Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Satkamla Lantamal), pembentukan Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Spotmar Kotama) serta pembentukan Staf Potensi Maritim Komando UIama TNI Angkatan Laut dan Pangkalan Utama TNI Angkalan Laut (Spotmar Lantamal) di Tanjung Priok, Jakarta, 22 Januari 2018. TEMPO/Ilham Fikri

    Suasana pelaksanaan upacara likudasi Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan (Satrol Koarmada) dan Satuan Keamanan Laut Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Satkamla Lantamal), pembentukan Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Spotmar Kotama) serta pembentukan Staf Potensi Maritim Komando UIama TNI Angkatan Laut dan Pangkalan Utama TNI Angkalan Laut (Spotmar Lantamal) di Tanjung Priok, Jakarta, 22 Januari 2018. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Komando Armada I (Koarmada) I TNI Angkatan Laut menangkap kapal tanker MT. Jaya Mukti 1 dan MT Kallyse menjelang tengah malam pada Sabtu pekan lalu, 24 Mei 2018, di perairan Lampung. Dua kapal itu memuat 800 KL bahan bakar minyak (BBM) ilegal.

    Penangkapan dilakukan ketika pada saat Patroli Keamanan Laut Pulau Sebesi Lanal Lampung, Lantamal III Jakarta ketika Kallyse yang sedang mengisi BBM di Perairan Mutun, Teluk Lampung. "Pelanggaran diduga memuat BBM ilegal karena tanpa surat-surat dan dokumen." Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono menyampaikannya dalam keterangan tertulis, Ahad, 27 Mei 2018.

    Baca: Harta Karun Senilai Rp 241 T Tersimpan 3 Abad ...

    Pada Sabtu 26 Mei 2018 kedua kapal dikawal oleh Kal Sanca menuju Lantamal III Jakarta. MT Jaya Mukti 1 yang dinakhodai E warga negara Indonesia dengan 12 anak buah kapal (ABK) bermuatan BBM sekitar 600 KL milik PT Usaha Mitra Abadi. Sedangkan kapal MT Kallyse tanpa nahkoda dengan 11 ABK memuat BBM sekitar 200 KL, milik PT Pelayaran Bimas Raya.

    Koarmada I menggiring dua kapal menuju area Perairan Teluk Lampung. Sedangkan surat-surat belum bisa diperiksa karena masih berada di agen.

    Baca: Okupansi Mudik Lebaran 2018 dengan Kapal Laut ...

    Saat ini kedua kapal sudah bersandar di Dermaga Sunda Pondok Dayung Jakarta Utara untuk proses hukum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.