Zulkilfli Hasan Imbau Umat Islam Kuasai Ekonomi dan Teknologi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersilaturahmi dengan alim ulama, pimpinan pesantren, santri dan masyarakat se- Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, di  Lokasi Wisata Cidomba Kuningan, Minggu, 27 Mei 2018,

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersilaturahmi dengan alim ulama, pimpinan pesantren, santri dan masyarakat se- Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, di Lokasi Wisata Cidomba Kuningan, Minggu, 27 Mei 2018,

    INFO MPR -  Islam berkembang dan maju pesat menjadi kuat dimulai dari Masjid Nabawi yang waktu itu masih sangat kecil. Kemudian Islam semakin berkembang, mampu menaklukkan Roma dan Persia yang sangat kuat.  Akhirnya Islam menjadi super power dan berkuasa hingga  700 tahun lamanya.

    Hal ini disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan ketika bersilaturahmi dengan alim ulama, pimpinan pesantren, santri dan masyarakat se- Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, di  Lokasi Wisata Cidomba Kuningan, Minggu, 27 Mei 2018.

    "Waktu itu, umat Islam sangat maju, karena ulamanya menjadi pengusaha, ulamanya menjadi politikus, dan sebagian lagi ulamanya adalah ilmuan, serta menguasai teknologi," kata Zulkifli Hasan, menambahkan.

    Ketika Belanda datang, lanjut Zulkilfli, mereka berusaha memisahkan ulama dengan politik,  ilmu pengetahuan dan ekonomi. Ulama hanya boleh mengaji, tapi tidak boleh berhubungan dengan yang lain. Biarlah ilmu pengetahuan, ekonomi dan politik diurus Belanda.

    "Umat Islam harus menyadari itu. Islam akan maju kalau ekonomi, politik dan teknologinya kuat. Kalau tidak, maka Islam akan lemah, lihat saja  Timur Tengah yang  hancur karena tidak memiliki kekuatan," kata Zulkifli.

    Zulkifli mengajak  umat Islam untuk berusaha merebut  kekuasaan agar bisa menggunakan kekuasaan itu untuk menciptakan keadilan dan membela umat. Bukan kekuasaan yang menciderai  umat dan ulama.

    "Kalau kita bisa pegang kekuasaan, kita  kuasai ekonomi dan teknologi,  barulah kita  bisa maju. Umat Islam yang besar, ini juga harus dihormati," kata Zulkifli lagi.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.