Fredrich Yunadi Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Hari Ini

Reporter

Terdakwa kasus dugaan merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik Fredrich Yunadi (tengahi) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 22 Maret 2018. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa perkara menghalangi upaya penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fredrich Yunadi akan menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kamis, 24 Mei 2018. "Iya benar," kata jaksa KPK, Takdir Suhan saat dihubungi, Rabu, 23 Mei 2018.

Fredrich merupakan pengacara Setya Novanto saat KPK menjerat politikus Partai Golkar itu menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. Di tengah upaya penyidikan KPK, Setya menghilang dari kediamannya pada 15 November 2017.

Baca: Fredrich Yunadi Berang Saat 2 Saksinya Ditolak Jaksa KPK

Keesokan harinya, Setya mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Mobil yang ia tumpangi bersama ajudannya dan seorang wartawan menabrak tiang lampu penerangan jalan. Akibat kecelakaan itu, Setya dirawat di Rumah Sakit Permata Hijau.

Belakangan, KPK mensinyalir ada upaya rekayasa di balik perawatan Setya di rumah sakit tersebut. KPK kemudian menjerat Fredrich dan Bimanesh Sutardjo, dokter yang merawat Setya di RS Medika sebagai tersangka obstruction of justice.

KPK mendakwa Fredrich telah memesan kamar rawat VIP di rumah sakit sebelum kecelakaan terjadi. Sementara Bimanesh didakwa memanipulasi diagnosis Setya untuk menghalangi upaya proses hukum terhadap mantan Ketua DPR itu.

Baca: Fredrich Yunadi Akui Simpan 36 Senjata Api di Rumahnya

Dalam sidang sebelumnya, Senin, 21 Mei 2018, jaksa KPK sempat berencana menghadirkan Setya sebagai saksi dalam persidangan Fredrich untuk kedua kalinya. Jaksa berencana mengkonfrontir keterangan Setya dengan keterangan saksi lainnya.

Tapi rencana itu batal karena Setya menolak hadir di sidang Fredrich Yunadi. Setya beralasan ingin fokus memberi kesaksian pada sidang perkara korupsi e-KTP yang berlangsung pada hari yang sama.






Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

27 September 2021

Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

Berbagai cara dilakukan untuk menyangkal tuduhan korupsi, mulai dari membawa nama-nama tuhan hingga mengaku hilang ingatan,


Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

7 November 2020

Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

Fredrich menuding Setya Novanto belum membayar jasanya selama menjadi pengacara terpidana kasus korupsi proyek e-KTP itu.


Mantan Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi Ajukan Peninjauan Kembali

24 Oktober 2020

Mantan Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi Ajukan Peninjauan Kembali

Fredrich Yunadi mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara menghalang-halangi pemeriksaan mantan Ketua DPR Setya Novanto


KPK Ajukan Kasasi atas Putusan Banding Fredrich Yunadi

22 Oktober 2018

KPK Ajukan Kasasi atas Putusan Banding Fredrich Yunadi

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta kemudian menguatkan putusan Pengadilan Tipikor terhadap Fredrich Yunadi dengan hukuman 7 tahun penjara.


Fredrich Yunadi Ajukan Kasasi Perkaranya ke Mahkamah Agung

13 Oktober 2018

Fredrich Yunadi Ajukan Kasasi Perkaranya ke Mahkamah Agung

Fredrich Yunadi menyatakan tak menerima putusan pengadilan tinggi yang menguatkan putusan di tingkat pertama, yakni 7 tahun penjara.


Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 7 Tahun Penjara Fredrich Yunadi

10 Oktober 2018

Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 7 Tahun Penjara Fredrich Yunadi

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap menghukum pengacara Fredrich Yunadi 7 tahun penjara dalam kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP.


KPK Ajukan Banding Atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi

8 Juli 2018

KPK Ajukan Banding Atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi

KPK mengajukan banding atas vonis 7 tahun kepada bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi.


Sampai Kasasi Bakal Dilakoni Fredrich Yunadi Demi Vonis Bebas

29 Juni 2018

Sampai Kasasi Bakal Dilakoni Fredrich Yunadi Demi Vonis Bebas

Fredrich Yunadi mengatakan dirinya harus bebas murni.


Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi Ajukan Banding

28 Juni 2018

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi Ajukan Banding

Fredrich Yunadi divonis 7 tahun penjara.


Divonis 7 Tahun, Fredrich Yunadi: Ini Hari Kematian Advokat

28 Juni 2018

Divonis 7 Tahun, Fredrich Yunadi: Ini Hari Kematian Advokat

Majelis hakim Pengadilan Tipikor menghukum Fredrich Yunadi 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan.