Diduga Hina Tokoh Agama, Anggota DPRD Karawang Dikeroyok Massa

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Selompok massa mengeroyok seorang anggota DPRD Kabupaten Karawang, Hitler Nababan, di kompleks DPRD Karawang, pada Selasa, 22 Mei 2018. Pengeroyokan tersebut diduga terjadi karena massa marah atas tindakan Hitler yang dinilai menghina tokoh agama dan tokoh nasional.

    Kader Partai Demokrat itu dinilai telah menghina ulama Muhammad Rizieq Shihab dan Amien Rais melalui meme yang dikirim melalui grup WhatsApp DPRD Karawang. Kiriman Hitler ini kemudian tersebar ke masyarakat umum dan membuat marah kelompok Islam di Karawang.

    Baca: Pengeroyokan di Kebon Jeruk, Seorang Pria Hadapi 16 Orang

    Aksi pengeroyokan terjadi saat massa mendatangi gedung DPRD Karawang. Saat itu akan dilakukan dialog terkait permasalahan tersebut. Secara tiba-tiba ada beberapa orang yang emosi setelah melihat keberadaan Hitler Nababan. Aksi pengeroyokan terhadap Hitler terjadi. Ia mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

    Beberapa saat kemudian, Hitler Nababan diamankan ke sebuah ruangan di gedung DPRD Karawang, dengan dikawal beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja setempat. Situasi kondusif saat aparat kepolisian setempat datang ke lokasi kejadian. Kini kasus pengeroyokan itu ditangani Polres Karawang.

    Baca: Diduga Lakukan Pencurian, Bocah di Bekasi Diarak Bugil

    Sementara itu, seusai kejadian, sejumlah anggota DPRD Karawang dari Partai Demokrat menyayangkan aksi pengeroyokan tersebut. "Padahal saat itu Hitler hadir untuk menyampaikan permohonan maaf, kata Pendi Anwar, salah seorang anggota DPRD Partai Demokrat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.