KPK Periksa Istri Zumi Zola dalam Kasus Gratifikasi Pemprov Jambi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri tersangka Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola, Sherin Taria, sebelum menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 22 Mei 2018. Sherin Taria, diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, Zumi Zola dan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Istri tersangka Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola, Sherin Taria, sebelum menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 22 Mei 2018. Sherin Taria, diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, Zumi Zola dan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa istri Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola yaitu Sherin Taria sebagai saksi. "KPK memeriksa Sherin untuk kasus penerimaan gratifikasi dari proyek di Pemerintah Provinsi Jambi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa 22 Mei 2018.

    Selain untuk suaminya, Sherin juga memenuhi panggilan KPK untuk menjadi saksi bagi tersangka Arfan, pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi dalam kasus yang sama. Perempuan itu datang dengan mengenakan baju berwarna hitam dan membawa tas jinjing.

    Baca: Kemendagri Belum Akan Mencopot Jabatan Gubernur Zumi Zola ...

    KPK telah menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka penerima    
    gratifikasi Rp6 miliar sehubungan dengan proyek-proyek di Provinsi Jambi. KPK menduga Zumi dan Arfan akan menggunakan uang itu untuk menyuap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Jambi.

    Mereka diduga akan memberikan uang itu demi memuluskan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi 2018 atau dikenal dengan istilah uang ketok palu.

    Kasus yang melibatkan Zumi merupakan pengembangan dari kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018. Kasus itu terungkap saat KPK menggelar operasi tangkap tangan pada 28 November 2017 di Jambi dan Jakarta.

    Baca: Zumi Zola, dari Saksi Sampai Jadi Tahanan KPK

    Dalam operasi itu, KPK menangkap 16 orang. Di antaranya adalah pelaksana tugas Sekretaris Daerah Jambi Erwan Malik, Asisten III Pemerintah Provinsi Jambi Saifuddin, Arfan, anggota DPRD Jambi, Supriono.

    Dari penangkapan itu, KPK menyita uang sekitar Rp4,7 miliar. Uang itu diduga bagian dari total Rp6 miliar yang akan diberikan Zumi Zola kepada sejumlah anggota DPRD Jambi demi memuluskan pengesahan RAPBD.

    ALFAN HILMI | ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.