Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Naik Status Jadi Waspada

Gunung Merapi mengeluarkan asap putih saat terjadi letusan freatik di Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, 11 Mei 2018. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terjadi letusan freatik Gunung Merapi disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah pada pukul 07.32 WIB. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

TEMPO.CO, Yogyakarta - Akibat beberapa kali ada letusan bersifat freatik dan meningkatnya aktivitas, status Gunung Merapi dinaikkan dari normal (level I) ke waspada (level II).

Kenaikan status itu diputuskan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) setelah melakukan evaluasi. Status Gunung Merapi dinaikkan sejak pukul 23.00 WIB pada Senin, 21 Mei 2018.

“Setelah dievaluasi, status Gunung Merapi menjadi waspada atau level II,” kata Kepala Seksi Gunung Merapi, BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso pada Senin malam, 21 Mei 2018.

Baca: Letusan Freatik Gunung Merapi Sering dalam 10 Hari Terakhir

Petugas di pos-pos pemantauan Gunung Merapi melaporkan terjadi suara gemuruh bersamaan dengan erupsi freatik sebanyak tiga kali pada tanggal 21 Mei 2018. Masing-masing pada pukul 01.25 WIB dengan durasi 19 menit ketinggian kolom erupsi 700 meter, pukul 09.38 WIB durasi 6 menit ketinggian kolom erupsi 1200 meter, dan pukul 17.50 durasi 3 menit ketinggian kolom erupsi tidak teramati.

“Erupsi freatik yang terjadi pada tanggal 21 Mei 2018 terhitung intensif. Erupsi freatik sebelumnya terjadi pada tanggal 11 Mei 2018 setelah sekitar 4 tahun tidak terjadi letusan freatik,” kata Agus.

Dari pengamatan visual pos pengamatan dan CCTV, cuaca cerah terjadi pada siang hari, pagi dan sore hingga malam hari dominan berkabut disertai hujan berangin. Asap solfatara umumnya berwarna putih tebal. Tekanan gas lemah dengan tinggi maksimum 25 meter, teramati dari pos Kaliurang.

Baca: Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, BNPB Imbau Warga Tak Panik

Pada pekan ini, aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat ada satu kali gempa vulkanik (VT), 12 kali gempa multiphase (MP), satu kali gempa tremor, 12 kali gempa guguran (RF), 3 kali gempa letusan, dan lima kali gempa tektonik (TT). Gempa guguran yang terjadi pada tanggal 20 Mei 2018 pukul 21.30 WIB tergolong besar dan sempat terdengar oleh penduduk.

Sedankan pada Senin ini, kegempaan Gunung Merapi tercatat satu kali gempa vulkanik, satu kali gempa tremor, dua kali gempa guguran (RF), tiga kali gempa letusan, dan tiga kali gempa tektonik (TT). Gempa VT dan tremor terjadi setelah letusan pukul 17.50 WIB. Gempa Tremor berfrekuensi sekitar 0,2 Hz dengan amplitudo rata-rata 5-10 mm.
Suhu pusat kawah sekitar 85 derajat celcius meningkat dari kondisi normal, yaitu kurang dari 50 derajat celcius.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, dari data-data itu disimpulkan ada peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Karena itu, kegiatan pendakian pun untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. “Radius 3 kilometer dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk,” kata dia.






Sleman Disiapkan Jadi Sentra Kopi Yogyakarta, Ini Alasannya

14 jam lalu

Sleman Disiapkan Jadi Sentra Kopi Yogyakarta, Ini Alasannya

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DI Yogyakarta menilai tingginya konsumsi masyarakat atas produk kopi saat ini di wilayah itu masih belum diimbangi dengan kecepatan produksinya.


Wisatawan Siap-siap, Ini Harga Baru Tarif Jip Wisata Merapi Imbas BBM Naik

22 hari lalu

Wisatawan Siap-siap, Ini Harga Baru Tarif Jip Wisata Merapi Imbas BBM Naik

Dardiri mengatakan, harga baru sewa jip wisata itu hanya dikhususkan bagi penyewa baru alias belum reservasi pasca kenaikan harga BBM.


Hampir 2 Tahun Berstatus Siaga, Wisata Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup

24 hari lalu

Hampir 2 Tahun Berstatus Siaga, Wisata Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup

Hasil pengamatan terakhir 26 Agustus sampai 1 September, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif.


Honda CB150X Digeber ke Lereng Merapi, Ini Aksesoris yang Dibutuhkan

30 hari lalu

Honda CB150X Digeber ke Lereng Merapi, Ini Aksesoris yang Dibutuhkan

Honda CB150X adalah pioner motor sport adventure touring di kelas 150cc. Motor tersebut memiliki berbagai aspek pendukung touring.


Gunung Merapi Mengalami 129 Kali Gempa Guguran

51 hari lalu

Gunung Merapi Mengalami 129 Kali Gempa Guguran

Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya


Lebih Menggoda dari Rute Lunamaya, Pecinta Sepeda Gravel Se-Indonesia Jelajahi Jalur Baru Yogya

52 hari lalu

Lebih Menggoda dari Rute Lunamaya, Pecinta Sepeda Gravel Se-Indonesia Jelajahi Jalur Baru Yogya

Septyadi mengatakan pihaknya tak mau event ini hanya jadi ajang mengeksplorasi jalur sepeda gravel Yogyakarta yang menggoda.


Gaungkan Candi Borobudur - Gunung Merapi, 222 Fotografer dari 22 Negara Bakal Lakukan Ini di Magelang

21 Juli 2022

Gaungkan Candi Borobudur - Gunung Merapi, 222 Fotografer dari 22 Negara Bakal Lakukan Ini di Magelang

Sebanyak 222 fotografer dari 22 negara bakal diterjunkan bersama untuk bersama memamerkan karyanya yang mengambil obyek khusus Candi Borobudur dan Gunung Merapi.


Sapi Presiden Jokowi untuk Idul Adha dari Lereng Gunung Merapi Yogyakarta

22 Juni 2022

Sapi Presiden Jokowi untuk Idul Adha dari Lereng Gunung Merapi Yogyakarta

Sapi Presiden Jokowi untuk Idul Adha nanti bernama Abimanyu. Sapi itu minum suplemen, telur bebek, dan gula Jawa tiga hari sekali.


Pecinta Sepeda Gravel Se-Indonesia Jelajahi Spot Bekas Erupsi Gunung Merapi

8 Juni 2022

Pecinta Sepeda Gravel Se-Indonesia Jelajahi Spot Bekas Erupsi Gunung Merapi

Ajang bersepeda gravel perdana di Yogyakarta ini akan diikuti 350 pesepeda dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.


Video Gunung Merapi Erupsi Viral di Medsos Dipastikan Bukan Peristiwa Hari Ini

30 Mei 2022

Video Gunung Merapi Erupsi Viral di Medsos Dipastikan Bukan Peristiwa Hari Ini

Sebuah video yang memperlihatkan Gunung Merapi erupsi dan intens menyeburkan awan panas menyebar di media sosial Facebook pada Senin siang 30 Mei 2022.