Survei Charta Politika: Elektabilitas Jokowi Masih Tertinggi

Presiden Jokowi (tengah) menyampaikan sambutan disaksikan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kiri), dan Din Syamsuddin (kanan), pada acara buka puasa bersama pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, 18 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden pada pemilihan presiden atau Pilpres 2019 paling banyak diminati responden survei lembaga riset Charta Politika Indonesia yang dirilis di Jakarta, hari ini, Senin, 21 Mei 2018. "Dari tujuh nama yang diuji, Joko Widodo menempati urutan teratas dengan 51,2 persen responden," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya di Jalan Adityawarman, Jakarta.

Posisi kedua terbanyak pemilihnya adalah Prabowo dengan suara 23,3 persen, disusul Gatot Nurmantyo 5,5 persen, Anies Rasyid Baswedan 3,4 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 2,7 persen. Dua tokoh lainnya yaitu M. Jusuf Kalla 2 persen dan Muhaimin Iskandar 0,6 persen. Sedangkan 11,5 persen responden belum memutuskan pilihan atau tidak menjawab.

Baca: PDIP Tak Akan Terbuai dengan Survei ...

Survei bertema Konstelasi Elektoral Pilpres dan Pemilihan Legislatif 2019 Pasca Deklarasi Prabowo itu dilakukan setelah ada kepastian Prabowo Subianto maju ke Pilpres 2019. Pengumpulan data terhdap 2000 responden dilakukan di 34 provinsi pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pada pengujian satu lawan satu atau head to head, kata Yunarto, elektabilitas Jokowi jauh berada di atas pesaingnya. "Lawan terkuat Jokowi di pemilihan presiden masih Prabowo," ujarnya. Jika calon hanya dua, yakni Jokowi dan Prabowo, responden yang memilih Jokowi sebanyak 58,8 persen dan Prabowo 30 persen. Sedangkan 11,2 persen lainnya belum memilih atau tidak menjawab.

Baca: Survei Kompas: Elektabilitas Jokowi Naik ...

Pada pengujian tingkat elektabilitas calon presiden, ada tujuh nama yang diajukan kepada responden. Responden ditanya seandainya pemilu presiden yang diikuti tujuh tokoh yang dipilih sebagai presiden.

Jika berhadapan dengan Agus Yudhoyono atau AHY, Jokowi meraih suara 64,8 persen dan AHY 14,7 persen, serta tidak menjawab 20,5 persen. Sedangkan jika dipasangkan dengan Anies Baswedan, Jokowi mendapat 64,4 suara dan Anies 18,9 persen.

Salah satu tokoh baru yang digadang-gadang masuk dalam pertarungan pilpres, Gatot Nurmantyo, mendapat suara 18 persen jika berhadapan dengan Jokowi yang dipilih 64,6 persen responden.






Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

1 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Survei PDB: 83,8 Persen Warga Puas Kinerja Anies Baswedan-Riza Patria

1 jam lalu

Survei PDB: 83,8 Persen Warga Puas Kinerja Anies Baswedan-Riza Patria

Hasil survei telepolling dari Lembaga Pusat Data Bersatu (PDB) menunjukkan 83,8 persen warga Jakarta puas atas kinerja Anies Baswedan-Riza Patria


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

4 jam lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

5 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

6 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

6 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

6 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

7 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

7 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

8 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.