Anwar Ibrahim Undang Said Aqil ke Malaysia Bahas Deradikalisasi

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politisi Malaysia, Anwar Ibrahim, di rumahnya di Kuala Lumpur, Malaysia, 17 Mei 2018. (AP Photo/Andy Wong)

    Politisi Malaysia, Anwar Ibrahim, di rumahnya di Kuala Lumpur, Malaysia, 17 Mei 2018. (AP Photo/Andy Wong)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengundang Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj ke Malaysia untuk membahas deradikalisasi. Undangan itu ia sampaikan kepada Said ketika mengunjungi kantor PBNU di Jakarta pada Minggu malam, 20 Mei 2018.

    “Kita harus lebih memanfaatkan persahabatan kita. Lewat pemerintahan Malaysia yang baru, kerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi tantangan ini akan lebih akrab,” ucap Anwar.

    Anwar mengatakan Malaysia dan seluruh dunia menatap Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar. Ia optimistis Perdana Menteri Malaysia yang baru, yaitu Mahathir Mohamad, dapat mempererat hubungan antara Malaysia dan Indonesia.

    Baca: Ke PBNU, Anwar Ibrahim Bicara Gus Dur dan Islam Indonesia

    Ia menyampaikan kesedihannya perihal aksi terorisme yang terjadi baru-baru ini di beberapa kota di Indonesia. Anwar mengaku tidak habis pikir aksi tersebut bisa terjadi di Indonesia, yang terkenal dengan Islam-nya yang ramah dan santun.

    Said Aqil menyambut baik undangan Anwar tersebut. Said menuturkan, di Malaysia, juga ada benih-benih radikalisme, meskipun tidak sebanyak di Indonesia. “Kami akan berbincang, menyamakan persepsi tentang Islam yang benar,” ucap Said.

    Selain menyampaikan perihal deradikalisasi, Said akan memanfaatkan kesempatan ke Malaysia untuk membahas pertukaran pelajar antara Indonesia dan Malaysia. Said juga akan meningkatkan kerja sama NU-Malaysia terkait dengan pengelolaan dana haji Malaysia, yaitu tabung haji. “Tabung haji itu bisnis yang sangat luar biasa,” ujarnya.

    Belum ada jadwal pasti kapan Said akan berangkat ke Malaysia memenuhi undangan Anwar Ibrahim. Said hanya menuturkan akan segera ke Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.