Ke PBNU, Anwar Ibrahim Bicara Gus Dur dan Islam Indonesia

Reporter

Politisi Malaysia, Anwar Ibrahim, di rumahnya di Kuala Lumpur, Malaysia, 17 Mei 2018. (AP Photo/Andy Wong)

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Minggu, 20 Mei 2018. Disambut Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Anwar Ibrahim menyamakan kesepahaman perihal Islam di Indonesia yang membawa rahmat bagi semua manusia dan seluruh alam semesta.

“Malam ini, kami berfokus pada satu permasalahan umat Islam tentang keperluan menyederhanakan kepahaman,” ucap Anwar Ibrahim di kantor PBNU, Minggu, 20 Mei 2018.

Anwar Ibrahim disambut Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj pada pukul 20.10. Ketika berbincang dengan Said, Anwar menyampaikan kesedihannya perihal aksi terorisme yang terjadi baru-baru ini di beberapa kota di Indonesia. Anwar mengaku tidak habis pikir aksi tersebut bisa terjadi di Indonesia, yang terkenal dengan Islam-nya yang ramah dan santun.

Baca: Nasihat Anwar Ibrahim untuk Najib Razak

“Gus Dur mempopulerkan Islam yang kultural, Islam itu masih universal dan rahmatan lil alamin. Selain itu, Islam di Indonesia demokratis, adil, serta memberikan keseksamaan kepada umat Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha yang menjadi warga negara,” ujar Anwar.

Said menyampaikan kepada Anwar Ibrahim, Islam di Indonesia tidak pernah mengajarkan aksi terorisme. Ia menuturkan Indonesia dan Malaysia perlu berkolaborasi bersama untuk melawan radikalisme. “Pidatonya Raja Abdullah (Raja Arab Saudi) di parlemen Eropa menyatakan radikalisme datangnya dari Arab. Kita yang menerima bebannya,” tutur Said.

Said mengatakan ada kesamaan antara Islam di Malaysia dan Indonesia, yakni Islam yang anti-terorisme. “Kita warisi Islam dari para ulama. Tidak boleh mengafirkan orang yang berbeda dengan kita,” ucap Said.

Said mengatakan gembira dengan dibebaskannya Anwar dari penjara. Ia juga memberikan selamat kepada istri Anwar Ibrahim, Wan Azizah, yang menjadi Deputi Perdana Menteri Malaysia mendampingi Mahathir Mohamad. Ia berharap Mahathir dan Azizah dapat mengangkat martabat umat Islam Malaysia dan Indonesia di mata internasional.






Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

1 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

2 hari lalu

Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

Syekh Yusuf Al Qaradawi, ulama dan cendekiawan Mesir itu wafat pada Senin, 26 September 2022. Ia pernah datang ke kantor PBNU, ini pesannya.


Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

4 hari lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.


Profil Ning Imaz, Putri Pengelola Ponpes Lirboyo yang Dihina Eko Kuntadhi

13 hari lalu

Profil Ning Imaz, Putri Pengelola Ponpes Lirboyo yang Dihina Eko Kuntadhi

Siapakah sosok Ning Imaz yang dihina pegiat media sosial Eko Kuntadhi?


Silsilah Gus Dur: Ayah dan Kakeknya, KH Wahid Hasyim dan KH Hasyim Asyari Pahlawan Nasional

22 hari lalu

Silsilah Gus Dur: Ayah dan Kakeknya, KH Wahid Hasyim dan KH Hasyim Asyari Pahlawan Nasional

Abdurrahman Wahid atau Gus Dur berada dalam satu garis keturunan dengan KH Hasyim Asyari dan KH Wahid Hasyim, dua pahlawan nasional.


Jejak Gus Dur: Keturunan Tionghoa, Reformasi NU, Bentuk PKB, Dilengserkan sebagai Presiden, Bapak Toleransi

22 hari lalu

Jejak Gus Dur: Keturunan Tionghoa, Reformasi NU, Bentuk PKB, Dilengserkan sebagai Presiden, Bapak Toleransi

Gus Dur atau Abdurrahman Wahid memberikan warna bagi sejarah Indonesia. Tokoh NU menjadi Presiden RI yang dimakzulkan lewat Sidang Istimewa MPR.


Enam Aliran Pencak Silat di Indonesia

22 hari lalu

Enam Aliran Pencak Silat di Indonesia

Perisai Diri berdiri di Surabaya. Semula, pencak silat ini hanya diajarkan di Perguruan Taman Siswa atas keinginan Ki Hajar Dewantoro.


Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

30 hari lalu

Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

Dialog lintas agama ini dilakukan Muhammadiyah dan Ashoka Indonesia karena dampak perubahan iklim dan bencana tidak memandang agama


Kontroversi Amplop Kiai, Yenny Wahid: Tak Kenal Budaya Ulama

33 hari lalu

Kontroversi Amplop Kiai, Yenny Wahid: Tak Kenal Budaya Ulama

Yenny Wahid menjelaskan soal budaya kiai dan ulama berkaitan dengan pernyataan amplop kiai yang sempat dilontarkan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.


Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

33 hari lalu

Baharuddin Lopa Tak Sampai Sebulan sebagai Jaksa Agung Bikin Ngeri Koruptor

Baharuddin Lopa Jaksa Agung RI sejak 6 Juni 2001 hingga wafatnya pada 3 Juli 2001. Lelaki asal Mandar ini pendekar hukum, berantas KKN di masanya.