Mahfud MD Bingung Masuk 200 Mubaligh Kemenag: Kriterianya?

Reporter

Pakar hukum tata negara, Mahfud Md, saat hadir dalam rapat dengar pendapat bersama Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Jakarta, 18 Juli 2017. Mahfud Md menyarankan KPK untuk langsung menahan Setya Novanto. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

TEMPO.CO, Jakarta - Nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md., masuk dalam rilis 200 mubaligh yang direkomendasikan Kementerian Agama. Menanggapi hal ini, Mahfud mengaku tidak bisa menjawab alasan namanya bisa masuk ke dalam 200 mubaligh yang direkomendasikan Kemenag.

“Bagaimana tanggapan saya sehubungan nama saya dalam daftar 200 mubalig itu, saya tidak bisa jawab. Sebab, saya tidak tahu kriterianya,” cuit Mahfud saat ditanya netizen di akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Ahad, 20 Mei 2018. “Kalau ditanya bagaimana bisa jadi professor tentu saya bisa menjelaskan sebab jabatan professor ada kriteria, bislit dan gaji yang jelas.”

BACA: Daftar 200 Penceramah, Begini Tiga Syarat yang Ditetapkan Kemenag

Menurut Mahfud, kemungkinan Kemenag hanya ingin mempermudah masyarakat yang kerap kali bertanya tentang mubaligh yang bisa diundang, makanya dibuat daftar tersebut. Nama-nama tersebut, kata dia, kemungkinan diambil dari daftar penceramah di masjid-masjid besar seperti Masjid Istiqlal atau dari televisi yang mempunyai program keislaman.

Baca: Kementerian Agama Seleksi 200 Nama Penceramah Selama Tiga Bulan

Dengan adanya daftar tersebut, kata dia lagi, masyarakat jadi tidak perlu repot bertanya kepada Kemenag. Sebab, masyarakat bisa langsung melihat sendiri daftar yang sudah disediakan Kemenag. “Masyarakat tentu boleh mengundang penceramah yang tidak atau belum masuk namanya di dalam daftar Kemenag itu. Dibuat muda saja lah,” ujarnya.

Ia menuturkan sebenarnya jumlah mubalig di Indonesia mencapai ribuan. Sebagai contoh di Yogyakarta saja, misalnya kalau diambil dari Institut Agama Islam Negeri, Universitas Islam Indonesia dan Universitas Gajah Mada bisa lebih dari 200 mubaligh Kemenag. Belum lagi dari pondok pesantren dan lembaga keagamaan lainnya di sana. “Itu baru di Yogyakarta loh. Belum di daerah-daerah lain yang lebih besar.”

IMAM HAMDI






Nugroho Setiawan Tanggapi Soal Terkuncinya Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan

7 jam lalu

Nugroho Setiawan Tanggapi Soal Terkuncinya Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan

Nugroho Setiawan merupakan salah satu anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan. Ia mantan pengurus PSSI yang pernah menjaga laga di Stadion Kanjuruhan.


Arie Kriting Soal Tragedi Kanjuruhan: Siapa Sih yang Framing Seakan-akan Ini Murni Kesalahan Suporter?

14 jam lalu

Arie Kriting Soal Tragedi Kanjuruhan: Siapa Sih yang Framing Seakan-akan Ini Murni Kesalahan Suporter?

Arie Kriting mengaku menunggu hasil investigasi yang dipimpin Menkopolhukam untuk melihat bagaimana sikap negara dalam melihat tragedi Kanjuruhan ini.


Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

15 jam lalu

Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

Presiden Jokowi tak mau menegaskan apakah dia akan mengesahkan atau tidak pergantian Aswanto dengan Guntur Hamzah.


Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

17 jam lalu

Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

TGIPF dan Menpora sepakat Liga 3 ikut dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

20 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mulai menggelar rapat perdana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Selasa, 4 Oktober 2022.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

21 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mengatakan hasil kerja tim ini akan selesai dalam tiga pekan ke depan. Hasil akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

22 jam lalu

Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

Legenda hidup sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi salah satu anggota TGIPF tragedi Kanjuruhan yang diketuai Mahfud MD.


Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

1 hari lalu

Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

Komdis PSSI tengah menginvestigasi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang usai pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya.


Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

Komite Disiplin atau Komdis PSSI menilai ada kelemahan dalam hal penjualan tiket di laga Arema FC vs Persebaya yang berakhir ricuh.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

1 hari lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.