Jumat, 19 Oktober 2018

Antisipasi Teror, Prabowo Bicara Pentingnya Siskamling

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (ketiga kanan), berfoto bersama sejumlah perawat seusai menjenguk Pengasuh PP. Al Islah Bondowoso KH  Maksoem yang sedang sakit di RS Delta Surya Sidoarjo, Jawa Timur, 3 Mei 2018. ANTARA/Umarul Faruq

    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (ketiga kanan), berfoto bersama sejumlah perawat seusai menjenguk Pengasuh PP. Al Islah Bondowoso KH Maksoem yang sedang sakit di RS Delta Surya Sidoarjo, Jawa Timur, 3 Mei 2018. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan pentingnya menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) untuk mengantisipasi terorisme.

    "Siskamling, sistem keamanan khas Indonesia. Di sini kita butuh RT (rukun tetangga), RW (rukun warga), pak lurah. Bukan intelin tetangga, tapi kalau ada yang aneh, bahasanya mengujar kebencian, jelek-jelekin agama lain, patut diperhatikan," ucapnya di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

    Baca: Prabowo Minta Semua Pihak Kompak Mengatasi Terorisme

    Prabowo mengatakan cara mengatasi terorisme adalah harus ada kerja sama semua pihak, yakni pemerintah, lembaga masyarakat, partai politik, dan rakyat. Mereka, kata dia, harus waspada dan melihat gerak-gerik orang, ucapan-ucapan yang ekstrem, radikal, dan menghasut, yang mengandung kebencian. "Ini harus dilaporkan kepada yang berwajib," ujarnya.

    Baca: Bom di Surabaya, Prabowo: Ada Pihak yang Ingin Membuat Gaduh

    Lebih lanjut, dia menyatakan siap apabila Gerindra diminta mengamankan tempat ibadah. Gerindra, kata Prabowo, punya laskar yang diisi kader-kader yang harus bisa menjaga keamanan.

    Seperti diketahui, rentetan teror bom terjadi di beberapa daerah sejak Ahad, 13 Mei lalu. Pada Ahad lalu, ledakan bom terjadi di tiga gereja di Surabaya. Teror bom juga terjadi di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya pada Senin. Selain itu, hari ini Markas Kepolisian Daerah Riau juga diserang pelaku teror.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.