Pengamat: Sel Lama di Balik Serangan Jamaah Ansharut Daulah

Polisi bersiap menggeledah rumah kontrakan pelaku bom bunuh diri Polrestabes Surabaya, di Tambak Medokan Ayu, Surabaya, Jawa Timur, 15 Mei 2018. Keluarga terduga teroris yang dikepalai Tri Murtono yang menghuni kontrakan tersebut, melakukan bom bunuh diri di pintu gerbang Poltrestabes Surabaya pada Senin (14/5) pagi. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta- Pengamat teroris Universitas Indonesia Ridwan Habib menduga ada sel lama jaringan teroris yang mendukung Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya terduga pelaku serentetan bom bunuh diri di Surabaya. "JAD bukan jaringan yang kuat dalam logistik bahan peledak atau merakit bom," kata dia saat dihubungi, Rabu 16 Mei 2018. Ia menduga ada sel lama yang mendukung JAD dari belakang.

Ridwan mengatakan jaringan itu diduga melalui Khalid Abu Bakar, guru mengaji pimpinan JAD Surabaya Dita yang tewas dalam bom bunuh diri di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno, Surabaya, Ahad, 13 Mei 2018.

Baca: Densus 88 Tembak Terduga Penampung Dana Jamaah Ansharut ...

Menurut Ridwan, Abu Bakar merupakan salah satu kombatan Suriah yang pulang ke Indonesia. Di Indonesia, Abu Bakar tergabung dalam aliran New Jamaah Islamiyah (JI).

Jaringan yang tidak berafiliasi dengan ISIS ini, kata Ridwan merupakan kelompok sel lama yang kuat dalam logistik bahan peledak dan senjata. "Jaringan ini masih aktif dalam menimbun senjata dan bahan peledak," katanya.

Sedangkan JAD, Ridwan mengatakan merupakan jaringan yang karekteristik aksi terornya sederhana dan cepat. Seperti menggunakan panah, bom panci, bom pipa, atau ransel.

Baca: Densus 88 Tangkap 13 Anggota yang Diduga Teroris JAD ...

Dari JAD Surabaya, polisi menyita berbagai bom pipa dan bahan peledak yang cukup banyak. "Untuk logistik sebanyak itu, kemungkinan ada yang kelompok lain yang memberikan bantuan."

Hingga saat ini tim Densus 88 masih memburu Khalid Abu Bakar, guru mengaji Dita, pimpinan Jamaah Ansharut Daulah. "Abu Bakar masih dalam pengajaran Densus," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto.






India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

2 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

2 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

3 hari lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

4 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

11 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

12 hari lalu

Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri yang beranggotakan para istri mantan narapidana teroris (napiter).


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

13 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

13 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

25 hari lalu

Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

Seorang pria yang menerbangkan sebuah pesawat kecil mengancam akan menabrak Walmart di Mississippi, AS.