Istri Bupati Bengkulu Selatan dan Pengusaha Ikut Diamankan KPK

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud (kemeja putih) menghindari cecaran pertanyaan awak media setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 14 Mei 2016. BNNP Bengkulu menggeledah ruang kerja Dirwan Mahmud dan menemukan Narotika jenis sabu dan ekstasi pada Selasa 10 Mei 2016 kemarin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud (kemeja putih) menghindari cecaran pertanyaan awak media setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 14 Mei 2016. BNNP Bengkulu menggeledah ruang kerja Dirwan Mahmud dan menemukan Narotika jenis sabu dan ekstasi pada Selasa 10 Mei 2016 kemarin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta — Selain menangkap Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK juga menangkap istri, keponakan, seorang pegawai negeri sipil dan pengusaha.

    "Diamankan beberapa orang, termasuk kepala daerah dan swasta," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi pada Rabu malam, 15 Mei 2018.

    Baca: KPK Tangkap Tangan Bupati Bengkulu Selatan di Rumahnya

    Febri Diansyah menjelaskan operasi tangkap tangan (OTT) tersebut dilakukan rumah Dirwan Mahmud.

    Penangkapan itu, kata Febri, berkat adanya informasi dari masyarakat sekitar. Setelah dicek ulang, tim lalu melakukan operasi itu. Febri menduga transaksi sudah terjadi saat OTT berlangsung.

    Febri menerangkan dari hasil OTT itu tim mengamankan uang sekitar Rp 100 juta.  Febri mengatakan saat ini tim KPK masih mendalami keterkaitan OTT itu dengan proyek di daerah Bengkulu. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan menyusul. Tim sedang bekerja."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.