Densus 88 Tembak Terduga Penampung Dana Jamaah Ansharut Daulah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Kasus dugaan teroris ini dilakukan oleh 5 orang tersangka anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

    Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Kasus dugaan teroris ini dilakukan oleh 5 orang tersangka anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan salah satu terduga teroris yang tewas dalam pemburuan Densus 88 setelah serangan bom Surabaya adalah penampung dana jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

    "Salah satu yang tewas itu, Budi Satrio, penampung dana untuk JAD," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan Selasa 15 Mei 2018.

    Baca: Anggota Jamaah Ansharut Daulah di Bekasi Ini 4 Bulan Diintai ...

    Densus 88 digerebek di rumahnya di Perumahan Puri Maharani, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Senin pagi, 14 Mei 2018.

    Setyo mengatakan Densus 88 melakukan tindakan karena ada perlawanan dari Budi. "Karena melawan, maka kami tindak."

    Baca: Serangan Mako Brimob, Polisi: Ada Komunikasi Pimpinan JAD dari LP

    Setyo mengatakan saat ini penyidik masih mendalami aliran dana JAD Surabaya. Termasuk memeriksa rekening tabungan. Sejauh ini, kata dia, pembiayaan JAD Surabaya berasal dari dana iuran anggota.

    Saat memburu anggota  Jamaah Ansharut Daulah itu, Densus 88 menyita sejumlah bahan peledak dan bom yang siap ledak. "Ada bahan peledak dan bom yang disita dari rumah Budi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.