Jika Perang Terjadi, 28.000 WNI harus Dievakuasi dari Timur Tengah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surabaya:Menko Polkam Bambang Susilo Yudhoyono mengatakan saat ini ada sekitar 28 ribu warga negera Indonesia (WNI) yang perlu di evakuasi untuk diselamatkan jika meletus perang di Timur Tengah. Pernyataan itu diungkapkan kepada wartawan, ketika ia menjadi pembicara dalam acara Ramah Tamah Manajemen Sampoerna dengan Media, di hotel Shangri-La, Surabaya, Kamis (16/1). Disebutkan, para WNI itu tersebar di beberapa negara, seperti Kuwait, Irak, Qatar, Jordania, Turki, Syiria, Bahrain, Iran dan sejumlah negara di Timur Tengah lainnya. "Pemerintah akan melakukan langkah-langkah antisipasi jika kondisi di sana memburuk atau terjadi perang di Irak, termasuk penyelamatan mereka," kata Yudhoyono. Ia menambahkan, pemerintah Indonesia akan berupaya maksimal, terutama lewat PBB, agar perang di Irak tidak pecah. Sebab, jika terjadi perang akan berdampak juga bagi Indonesia. (Adi Mawardi-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.