Wakil Ketua MPR: Program Deradikalisasi Tak Optimal

Reporter

Editor

Amirullah

Terpidana kasus bom Bali, Ali Imron saat menjadi pembicara dalam seminar Resimen Mahasiswa Mahasurya Jawa Timur, di Hotel Savana, Malang, Jawa Timur 25 April 2016. Seminar bertema Kontra Radikal dan Deradikalisasi Demi Mencegah Instabilitas dan Menjaga Keutuhan NKRI dari Ancaman Terorisme. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Mahyudin menilai program deradikalisasi yang dilakukan pemerintah masih kurang optimal. Pernyataan ini diungkapkan terkait dengan beberapa kasus aksi terorisme yang terjadi beberapa hari belakangan.

"Masih kurang optimal, bisa dilihat dari banyaknya residivis terorisme yang setelah keluar kembali menjadi teroris," kata politikus Golkar itu di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Timur, Senin, 14 Mei 2018. Ia menilai program itu perlu diselesaikan dan dievaluasi.

Baca: PDIP: Penanganan Terorisme Tak Cukup Melalui Deradikalisasi

Selain itu, menurut Mahyudin, program itu juga mesti ditunjang dengan fasilitas yang baik. "Jadi harus juga diberi porsi anggaran yang lebih baik," kata dia.

Ia menyoroti Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) yang sebelumnya digunakan untuk menahan narapidana dan tahanan kasus terorisme. Di sana, para pelaku teror itu digabung dengan tahanan lainnya. "Padahal terorisme itu kan seperti penyakit jiwa, yang harus disembuhkan lewat deradikalisasi itu," ujarnya. "Harusnya ada fasilitas sendiri."

Para pelaku teror, kata Mahyudin, semestinya ditahan dalam tahanan tersendiri yang tidak tercampur dengan tahanan umum, contohnya adalah di Nusakambangan. Dia khawatir apabila tak ditangani serius, pelaku terorisme bukannya menjadi sembuh, malah berpotensi semakin menjadi.

Baca: 500 Penyuluh Agama di Jawa Timur Dikerahkan Tangkal Radikalisme

Sementara itu, Mahyudin mengatakan kewenangan lembaganya lebih terbatas. Selama ini, MPR telah berupaya mensosialisasikan antiradikalisme lewat empat pilar kebangsaan.

Namun, lantaran para pelaku teror kebanyakan telah terpapar program radikalisme dan terkena cuci otak, penanganannya pun mesti lebih serius. "Kita itu jangan ribut dan panik begitu ada bom, mengutuk ini dan itu, tapi tidak melakukan antisipasi dengan baik," ujar dia.






4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

15 jam lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

19 jam lalu

Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

Anggota MIT itu tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya pada Kamis, 29 September 2022.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

2 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

4 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

5 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

13 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

15 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

26 hari lalu

Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

Seorang pria yang menerbangkan sebuah pesawat kecil mengancam akan menabrak Walmart di Mississippi, AS.


18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

35 hari lalu

18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

Diresmikan 18 tahun lalu, pada 26 Agustus 2004, berikut adalah fungsi utama Densus 88 Antiteror.


Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

35 hari lalu

Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

Brimob satuan tertua Polri yang lahir pada 14 November 1946 ini dibentuk untuk mencegah ancaman Kamtibmas. Apa tugas, fungsi dan perannya?