Bom Surabaya, Posko Antemortem Dibuka di RS Bhayangkara

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memadamkan api yang membakar sejumlah sepeda sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, 13 Mei 2018. Ledakan terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela. ANTARA/HUMAS PEMKOT-Andy Pinaria

    Petugas memadamkan api yang membakar sejumlah sepeda sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, 13 Mei 2018. Ledakan terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela. ANTARA/HUMAS PEMKOT-Andy Pinaria

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur membuka posko antemortem untuk korban tewas akibat ledakan bom Surabaya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Hingga saat ini, polisi menyebut korban tewas lebih dari 11 orang.

    "Kami pusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di gedung Tribata Polda Jawa Timur, Ahad, 13 Mei 2018.

    Baca: Bom di Surabaya: Satpam Larang Perempuan Itu Masuk, lalu...

    Barung mengatakan, di RS Bhayangkara nanti, jenazah korban tewas akan diuji forensik. Di sana, kata dia, tim forensik juga akan mencocokkan data primer dan sekunder untuk mengetahui identitas korban mengingat jasad korban banyak yang hancur.

    Ketika berita ini ditulis, Presiden Joko Widodo dan rombongan sudah tiba Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur dan posko antemortem. Sebelum ke posko antemortem, Jokowi dan rombongan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

    Pagi tadi, bom meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. Tiga bom Surabaya tersebut meledak berselang 30 menit secara susul-menyusul.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.