Terduga Teroris di Cianjur Ditembak karena Melakukan Perlawanan

Anggota Densus 88 mengamankan delegasi negara asing pada konferensi tingkat menteri saat simulasi penanggulangan teror di Bandara Ngurah Rai, Bali, 17 November 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Cianjur - Kepala Kepolisian Resor Cianjur Ajun Komisaris Besar Soliyah mengungkapkan keempat terduga teroris yang ditembak di Terminal Pasirhayam, Cianjur, Jawa Barat, Ahad dinihari, 13 Mei 2018, melakukan perlawanan kepada petugas yang memburunya.

"Keempat terduga teroris terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan," ujarnya di Cianjur, Ahad, 13 Mei 2018.

Baca: Empat Terduga Teroris Ditembak Mati di Cianjur

Selain berhasil menembak mati para terduga teroris, Soliyah menambahkan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk aksi teror menjelang pelaksanaan Ramadan dan Idul Fitri mendatang.

Petugas juga mengamankan barang bukti 1 unit mobil yang ditumpangi para terduga teroris, 2 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, 3 tas yang diduga berisi bahan peledak, 2 pelindung kepala (helm), 1 lembar kertas bergambar sketsa rakitan senjata api, dan beberapa barang bukti lain.

Baca: Jokowi Minta Evaluasi Total Pasca-Kerusuhan di Mako Brimob

Soliyah menyebutkan barang bukti mobil yang digunakan para terduga teroris langsung diamankan di kantor polisi terdekat. "Kendaraannya kami amankan di kantor polisi terdekat sembari menunggu tim Jihandak Gegana. Karena dicurigai di dalam mobil tersebut terdapat bahan peledak yang akan digunakan dalam aksi teror," ucapnya.

Hingga kini, Soliyah melanjutkan, anggota Detasemen Khusus 88 Anti-Teror (Densus 88) masih memburu pelaku tindak pidana teroris lain. "Sementara jenazah para terduga teroris yang ditembak mati petugas Densus 88 langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta," tuturnya.






India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

2 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

3 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

3 hari lalu

Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid dan menewaskan sedikitnya 15 jamaah salat Jumat di negara bagian Zamfara, Nigeria


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

4 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

6 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

12 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

13 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

14 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

18 hari lalu

Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

Dalang teror 11 September 2001, Osama bin Laden lahir di Riyadh, Arab Saudi sekitar tahun 1957 atau 1958.