Selasa, 20 November 2018

Bom Bunuh Diri di Surabaya, Risma Batalkan Festival Rujak Uleg

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pasca-ledakan bom di Gereja Santa Maria, Ngagel, Surabaya, 13 Mei 2018. Instagram.com/ppdsgram

    Suasana pasca-ledakan bom di Gereja Santa Maria, Ngagel, Surabaya, 13 Mei 2018. Instagram.com/ppdsgram

    TEMPO.CO,SURABAYA - Serangan Bom Bunuh Diri terjadi di Tiga Gereja di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018. Juru Bicara Polda Surabaya Komisaris Besar Frans Barung Mangera memastikan tiga lokasi yang menjadi sasaran bom, adalah Gereja Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, GKI Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno. "Polisi menutup lokasi kejadian demi sterilisasi lokasi" kata Frans Barung, Minggu 13 Mei 2018.

    Serangan bom di tiga tempat itu membuat Pemerintah Kota Surabaya membatalkan acara Festival Rujak Uleg di Jalan Kembang Jepun dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Surabaya yang rencananya digelar siang ini. Pembatalan atas pertimbangan keamanan polisi.

    BACA: Dua Orang Meninggal Akibat Bom Bunuh Diri di Surabaya

    Semula acara itu akan dibuka oleh Wali Kota Tri Rismaharini. “Dibatalkan karena situasi dianggap rawan,” kata Lainin, salah seorang panitia.

    Festival kuliner untuk merayakan Ulang Tahun Surabaya direncanakan akan diikuti 1500 peserta akan ikut serta kegiatan yang berlangsung di Sepanjang Jalan Kembang Jepun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.