Rusuh Mako Brimob, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Termakan Isu ISIS

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota polisi Brimob berjaga usai melakukan penanggulangan penyanderaan dan kerusuhan di Mako Brimob, Depok, 10 Mei 2018. Kepolisian Brimob melakukan penanggulangan dengan melakukan pendekatan lunak. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah anggota polisi Brimob berjaga usai melakukan penanggulangan penyanderaan dan kerusuhan di Mako Brimob, Depok, 10 Mei 2018. Kepolisian Brimob melakukan penanggulangan dengan melakukan pendekatan lunak. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau masyarakat tidak termakan isu keterlibatan Negara Islam, Iraq dan Suriah atau ISIS dalam kerusuhan di Markas Komando atau Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. “Masyarakat harus hati-hati atas propaganda itu karena ISIS selalu memanfaatkan peluang untuk menakut-nakuti publik,” kata Dahnil saat dihubungi, Kamis 10 Mei 2018.

    Menurut Dahnil apabila masyarakat ikut larut dalam propaganda ISIS, maka masyarakat juga ikut membesarkan nama mereka melalui isu kerusuhan di Mako Brimob. “Tujuan mereka adalah menciptakan ketakutan publik,” kata Dahnil.

    Baca: Pemuda Muhammadiyah Menduga Ada Maladministrasi di Mako Brimob

    Rabu 9 Mei 2018, ISIS mengaku dalang kerusuhan di Mako Brimob. ISIS menyampaikan klaimnya melalui Amaq News Agency, kantor berita mereka melalui aplikasi Telegram.

    Polisi membantah adanya keterlibatan ISIS dalam kerusuhan yang menewaskan lima polisi dan satu narapidana itu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan pemicu keributan di Mako Brimob adalah masalah makanan narapidana.

    Dahnil mengajak masyarakat untuk turut menghalau berita bohong dan provokasi melalui media sosial.  Rabu 9 Mei 2018, Dahnil mencuit di Twitternya tentang keterlibatan ISIS di Mako Brimob. "ISIS di Mako Brimob :-) ??....ISiS..ISis cuit," kata Dahnil lewat akun @dahnilanzar.  

    Baca: Semua Teroris dari Mako Brimob Dipindahkan ke Nusakambangan ...

    Dahnil mengatakan cuitannya itu untuk menegasikan propaganda yang dilakukan ISIS untuk menakuti masyarakat. Insiden di Mako Brimob  berawal dari cekcok antara narapidana dengan polisi di penjara. Keributan disulut masalah makanan yang dibawa oleh keluarga narapidana.

    Kerusuhan di Rutan Mako Brimob sejak Selasa malam lalu, 8 Mei 2018, menewaskan lima polisi. Mereka mengamuk dan menguasai rutan serta menyandera enam anggota kepolisian yang berjaga. Satu orang polisi, Brigadir Kepala Iwan Sarjana dibebaskan melalui negosiasi. Lima anggota kepolisian yang gugur menerima kenaikan pangkat luar biasa. Pagi tadi, kerusuhan berhasil dipadamkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.