Jika Usung Gatot Nurmantyo, 3 Partai Ini Naik Elektabilitasnya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (tengah) memberi keterangan Pers usai bertemu dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, 8 Mei 2018. Zulkifli mengajak Gatot adu gagasan serta menjadikan pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan damai. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (tengah) memberi keterangan Pers usai bertemu dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, 8 Mei 2018. Zulkifli mengajak Gatot adu gagasan serta menjadikan pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan damai. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa mengatakan elektabilitas Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrat akan terdongkrak apabila mengusung Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (capres) pada pilpres 2019.

    “Apabila partai terasosiasi dengan capres yang kuat pasti akan menaikkan suara partai itu sendiri,” kata Ardian di kantornya pada Selasa, 8 Mei 2018.

    Baca: LSI Denny JA: Kasus Setya Novanto Turunkan Dukungan buat Golkar

    Dari hasil survei yang dilakukan, Ardian mengatakan apabila Partai Gerindra mengusung Gatot sebagai capres, maka elektabilitasnya akan naik dari 14,7 persen menjadi 19,8 persen. “Gerindra akan mendapatkan suara dari pendukung Gatot Nurmantyo,” kata Ardian.

    Data tersebut berasal dari 1.200 responden di seluruh Indonesia yang diajukan satu pertanyaan. Pertanyaannya adalah, ‘Jika partai X mencalonkan Gatot sebagai capres, partai mana yang akan anda pilih di pemilu legislatif 2019?’

    Baca: Survei: Isu Puan dan Pramono di E-KTP Turunkan Elektabilitas PDIP

    Jika Partai Demokrat mengusung Gatot sebagai capres, maka elektabilitasnya akan naik dari 5,8 persen menjadi 16,5 persen. Sedangkan apabila PKB mengusung Gatot sebagai capres, maka elektabilitasnya naik menjadi 15,8 persen dari yang sebelumnya 6,2 persen.

    Data tersebut diambil pada Mei 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah multistage random sampling dengan cara wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner. Tidak hanya dengan kuesioner, dalam penelitian ini juga dilakukan Focus Group Discussion, analisis media dan wawancara mendalam. Margin of error dalam penelitian ini kurang lebih 2,9 persen.

    Baca: Safari ke Banyak Partai, Gatot Nurmantyo Yakin Maju Capres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.