Massa HTI Salat Zuhur Saat Putusan Gugatan di PTUN akan Dibacakan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia meramaikan jalan di depan Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta, dalam rangka mendengar sidang pembacaan putusan gugatan HTI terhadap keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 7 Mei 2018. Tempo/Caesar Akbaar

    Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia meramaikan jalan di depan Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta, dalam rangka mendengar sidang pembacaan putusan gugatan HTI terhadap keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 7 Mei 2018. Tempo/Caesar Akbaar

    TEMPO.CO, Jakarta - Massa Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI yang berada di sekitar Pengadilan Tata Usaha Negara, Cakung, Jakarta Timur, untuk mendengarkan putusan menggelar salat zuhur berjamaah tepat setelah azan berkumandang. Selepas berkumandangnya azan, massa yang memadati Jalan A di samping PTUN, Jakarta Timur, langsung bersiap-siap untuk salat.

    Massa yang awalnya duduk beralaskan sajadah langsung berdiri. Mereka lantas mengambil air wudhu dan merapikan saf. Sembari bersiap salat, sebagian massa masih ada yang menyimak pembacaan putusan itu dari pelantang.

    Baca: Saksi: HTI Ingin Ganti Pancasila dan ...

    Sedangkan hakim masih terus membacakan pertimbangan dalam sidang putusan untuk gugatan HTI terhadap keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

    Massa HTI berdatangan dan memadati Jalan A di samping PTUN sejak sejak sekitar pukul 09.30. Jumlah mereka terus bertambah seiring dimulainya persidangan. Mayoritas mereka mengenakan pakaian berwarna putih, peci putih, dan sorban. Mereka membawa sajadah yang semula digunakan untuk alas duduk saat menyimak pembacaan putusan itu.

    Di Jalan A, PTUN memasang layar monitor dan pelantang untuk menyiarkan persidangan. Puluhan polisi berjaga di depan mereka dan membentuk barikade. Beberapa mobil polisi dan Brigade Mobil disiagakan. Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Inspektur Jenderal Idham Azis memantau langsung persidangan. 

    Baca: HTI Resmi Dibubarkan, Kemenkumham Cabut ...

    PTUN menggelar sidang pembacaan putusan atas gugatan Hizbut Tahrir Indonesia terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Senin, 7 Mei 2018. Dalam gugatannya, HTI meminta agar Kemenkumham mencabut Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang Pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan HTI.

    Pemerintah mencabut badan hukum HTI pada 10 Juli 2017, dilanjutkan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Organisasi Massa pada 19 Juli 2017. Tidak berterima atas keputusan itu, HTI melayangkan gugatan ke PTUN. Sidang perdana kasus itu digelar pada 23 November 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?