Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Nonaktifkan Mahasiswa

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta resmi menonaktifkan seorang mahasiswa pasca-dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus demo ricuh di depan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogya pada Hari Buruh Internasional atau May Day, Selasa 1 Mei 2018 lalu.

    Mahasiswa yang dinonaktifkan oleh Sanata Dharma itu berinisial AM, 24 tahun asal Bandung Jawa Barat. AM dalam demo itu diduga memiliki peran cukup sentral yakni melemparkan bom Molotov ke pos polisi sehingga membuat pos itu terbakar.

    Baca juga: Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

    “AM merupakan mahasiswa jurusan Sastra Indonesia angkatan tahun 2016,” ujar dosen sekaligus Dekan Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Iskarna ditemui di kampus itu Jumat 4 Mei 2018.

    Iskarna menuturkan, AM sebenarnya di kampus tergolong mahasiswa yang cukup aktif namun bukan sebagai aktivis atau demonstran yang kerap turun ke jalan.

    “Dia aktivis teater, sering latihan teater tapi belakangan jarang latihan lagi ekstrakurikuler itu,” ujar Iskarna.

    Soal prestasi akademik sendiri AM biasa saja. Artinya tidak masuk kategori pandai atau bodoh. Hanya saja sejak AM dicokok polisi, ayahnya yang berada di Bandung langsung menghubungi kampus dan mencoba bersama menjenguk AM namun belum diperbolehkan kepolisian.

    Baca juga: Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

    “Ayahnya cukup shock karena AM ini tidak pernah terlibat kegiatan seperti ini apalagi sampai anarkistis,” ujarnya.

    Saat ini AM mendekam di sel Polda DIY bersama tujuh tersangka utama lain dalam kasus demo ricuh itu. Demo yang berbarengan dengan hari buruh atau May Day itu mengangkat berbagai isu salah satunya penolakan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport atau NYIA di Kulon Progo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.