Berkolaborasi untuk Kehidupan yang Lebih Baik Lagi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan sebuah program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pada sebuah desa untuk menuju kemandirian dan peningkatan kualitas hidup sesuai 4 pilar CSR Astra. (foto: Dasril Roszandi/TEMPO)

    Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan sebuah program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pada sebuah desa untuk menuju kemandirian dan peningkatan kualitas hidup sesuai 4 pilar CSR Astra. (foto: Dasril Roszandi/TEMPO)

    Keberlanjutan merupakan salah satu poin penting yang menjadi kriteria penilaian bagi para peserta Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2018. Berbagai ide dan gagasan para peserta tidak hanya dianggap berhasil ketika terimplementasi dalam bentuk kegiatan nyata, tetapi juga bagaimana kesinambungannya di masa mendatang.

    Untuk memastikan perihal keberlanjutan tersebut, Astra memiliki sejumlah program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dapat saling bersinergi dengan program para penerima apresiasi. Program ini diimplemantasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program CSR, yaitu, Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan. Salah satu yang sudah berjalan beriringan dengan para penerima SATU Indonesia Awards adalah Kampung Berseri Astra (KBA).

    KBA merupakan sebuah program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pada sebuah desa untuk menuju kemandirian dan peningkatan kualitas hidup sesuai 4 pilar CSR Astra. Masyarakat diarahkan untuk semakin matang dalam mengambil tindakan inisiatif yang berujung pada perubahan kolektif masyarakat desa ke arah yang lebih baik daripada sebelumnya. Selain itu, perusahaan yang terlibat dalam KBA juga mendapatkan manfaat dalam bentuk hubungan sosial yang semakin baik di masyarakat.

    Dalam penerapannya, KBA sangat mungkin untuk berkolaborasi dengan sejumlah penerima apresiasi dari SATU Indonesia Awards. Beberapa yang sudah berjalan antara lain media pembelajaran bagi para tunanetra gagasan Tutus Setiawan, penerima SATU Indonesia Awards 2015 yang diadakan di salah satu KBA, Desa Keputih, Surabaya. Selain itu juga ada Desa Wisata Tanon yang mulai dibina sebagai KBA. Desa yang dijuluki “Desa Menari ini diinisiasi oleh Trisno, salah satu penerima SATU Indonesia Awards 2015.

    Hubungan program KBA dan para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards sebenarnya adalah simbiosis mutualisme. Bagi KBA, setiap kegiatan bermanfaat yang menjadi karya para penerima SATU Indonesia Awards merupakan inspirasi nyata yang dapat diterapkan bagi masyarakat desa tersebut. Sebaliknya, para penerima SATU Indonesia Awards pun mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengembangkan gagasan mereaka sebagai sebuah kegiatan yang berkesinambungan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut tentang program SATU Indonesia Awards 2018, silakan kunjungi website www.satu-indonesia.com .

    BAYU SATITO / TIM INFO TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.