Setya Novanto Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum ke Sukamiskin

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa mantan ketua DPR, Setya Novanto dikawal ketat saat memasuki mobil tahanan setelah mengikuti sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 24 April 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa mantan ketua DPR, Setya Novanto dikawal ketat saat memasuki mobil tahanan setelah mengikuti sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 24 April 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto, dinyatakan sudah memenuhi kelengkapan prosedur dan administrasi untuk menjalani hukuman penjara di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

    Kuasa hukum Setya, Firman Wijaya, mengatakan segala prosedur serta kelengkapan administrasi sudah selesai, termasuk pemeriksaan kesehatan. "Beliau dinyatakan sehat untuk dipindahkan ke Lapas Sukamiskin hari ini," katanya saat ditemui di Rumah Tahan Klas 1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 4 Mei 2018.

    Baca: Setya Novanto Nyatakan Sanggup Bayar Ganti Rugi 7,3 Juta Dolar AS

    Firman menjelaskan, Setya awalnya akan diberangkatkan pada Jumat pagi. Namun lantaran harus memenuhi sejumlah prosedur terlebih dahulu, Setya akan dibawa siang ini ke Bandung.

    Menurut Firman, sebagai warga negara, Setya sudah siap menerima putusan ini. "Beliau terlihat tegar dipindahkan ke Lapas Sukamiskin," ujarnya.

    Baca: Ke Sukamiskin, Setya Novanto: Dulu di Kos, Besok ke Pesantren

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan Setya siang ini akan dibawa ke Lapas Sukamiskin sesuai dengan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Setya akan menjalani hukuman 15 tahun penjara setelah hakim menyatakan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu terbukti melakukan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP.
    Selain itu, Setya harus membayar denda Rp 500 juta subsider kurungan 3 bulan.

    Hakim juga mewajibkan Setya Novanto membayar uang pengganti senilai US$ 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar seperti yang sudah dikembalikan. Hak politik Setya juga dicabut selama lima tahun setelah menjalani masa hukuman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.