Yasonna Lantik Sri Puguh Utami Jadi Dirjen Pemasyarakatan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Polda Sumsel berjaga di depan pintu masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Palembang yang berada di Sukomoro, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, 6 Juli 2017. Ratusan penghuni Lapas tersebut terlibat kerusuhuan yang diduga akibat banyaknya praktek pungutan liar di tempat itu. ANTARA/Nova Wahyudi

    Anggota Polda Sumsel berjaga di depan pintu masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Palembang yang berada di Sukomoro, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, 6 Juli 2017. Ratusan penghuni Lapas tersebut terlibat kerusuhuan yang diduga akibat banyaknya praktek pungutan liar di tempat itu. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengangkat Sri Puguh Budi Utami sebagai Direktur Jenderal atau Dirjen Pemasyarakatan. "Ibu Sri ini merupakan Direktur Lapas perempuan pertama," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, di kantornya, pada Jumat, 4 Mei 2018.

    Yasonna berharap kehadiran figur perempuan di Ditjen Pemasyarakatan mampu memberikan sentuhan baru dalam kemajuan lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Menurut dia, kementeriannya tidak asal saat menunjuk Sri. Ia dinilai memiliki kemampuan manajerial yang baik.

    Baca: Kasus Narkoba Terbanyak, Pertambahan Penghuni Lapas Sangat Cepat

    Dengan kemampuan tersebut, kata Yasonna, Ditjen Pemasyarakatan harus mampu berbenah lebih baik lagi dan mengurangi kekurangan-kekurangan lapas selama ini. "Dan juga meminimalkan konflik dalam lapas," ujarnya.

    Meski begitu, Yasonna mengatakan, kemajuan lapas tidak bisa dilakukan sendiri, tapi harus bekerja sama dengan pihak lain, seperti Kepolisian RI dan Badan Narkotika Nasional.

    Baca: Penjara Khusus Bandar Narkoba dan Teroris, Begini Konsepnya

    Sementara itu, Sri Puguh Utami menyebutkan siap menjalankan amanah ini lantaran dia tidak akan bekerja sendiri dan akan didukung sejumlah pejabat lain di Ditjen Pemasyarakatan. "Kami akan bersinergi untuk mewujudkan visi-misi lapas," ujarnya.

    Menurut Sri, lapas harus bisa menjadi tempat bagi narapidana untuk memulihkan kehidupan sosialnya sebelum kembali berbaur di tengah masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.