PDIP Sebut Ruhut Sitompul Berminat Bergabung jadi Caleg di Sumut

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eva Kusuma Sundari

    Eva Kusuma Sundari

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mengatakan dirinya mendengar bahwa Ruhut Sitompul berminat bergabung ke PDIP.

    “Dia memang mau daftar jadi caleg (calon legislatif) di wilayah Sumatera Utara,” kata Eva saat dihubungi Tempo, Rabu 2 Mei 2018.

    Simak: Pakai Seragam Merah, Ruhut Sitompul: Saya Simpatisan PDIP

    Sebelumnya beredar foto Ruhut mengenakan seragam merah dan berpose bersama politikus PDIP Junimart Girsang. Saat itu Ruhut menjadi juru kampanye pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus di Sumatera Utara. Djarot diusung PDIP sedangkan Sihar diusung PPP.

    Eva mengatakan di foto tersebut Ruhut memang baru saja selesai dari kegiatan kampanye.

    Eva tidak bisa menjawab apakah partainya sudah mengincar Ruhut sejak lama. Menurutnya, meskipun mengklaim diincar banyak partai, Ruhut kemungkinan akan memilih PDIP karena telah berseragam merah. “Ya logikanya pasti pilih yang elektabilitasnya tinggi dong,” kata Eva.

    Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan dirinya membuka kesempatan bagi Ruhut untuk bergabung sebagai anggota partai. Namun perihal apakah Ruhut akan menjadi caleg 2019, Hendrawan menyerahkannya kepada mekanisme partai. “Nanti ada peraturan partainya, ada sistem skoring,” kata dia.

    Namun Ruhut membantah dirinya berniat menjadi caleg 2019. Ia mengatakan sudah mundur dari DPR sejak tiga tahun yang lalu. Sehingga menurutnya, tudingan dirinya berniat menjadi caleg 2019 tidak logis. “Jadi salah kalau orang bilang saya mau jadi anggota DPR, saya tertawa,” kata Ruhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.